Ditikung Arsenal dalam Perburuan Eberechi Eze, Tottenham Hotspur Alihkan Fokus pada Winger Manchester City
Muhammad Dimas Saputra• Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:13 WIB
Savio pasca mencetak gol perdananya untuk Manchester City.
RADAR BOGOR - Persaingan ketat terjadi pada bursa transfer antara dua klub London Utara, Arsenal dan Tottenham Hotspur memperebutkan tanda tangan winger bertalenta dari Crystal Palace yakni Eberechi Eze.
Eze sempat dikabarkan sudah mencapai kesepakatan bergabung dengan Tottemham Hotspur, tetapi Arsenal datang di menit-menit akhir hingga mengubah keputusan dalam waktu cepat.
Dikutip dari jurnalis Sky Sports Fabrizio Romano, Eze bahkan mendesak manajemen Crystal Palace untuk menerima tawaran Spurs senilai 55 juta euro dan bonus sebesar 5 juta euro dan membiarkannya hengkang menuju The Lilywhites.
Situasi berubah 180 derajat saat Arsenal memutuskan bergabung pada perburuan dan mengajukan tawaran dengan nilai yang sama seperti Spurs.
Keadaan tersebut membuat keputusan murni berada di tangan Eze yang pada akhirnya memilih bergabung dengan Arsenal lantaran The Gunners merupakan salah satu klub dari Eze semasa masih berkarier sebagai pemain junior.
Sebagaimana dikutip dari Fabrizio Romano, Eze dan Arsenal sejatinya telah menjalin kontak sejak bulan Juli lalu, tetapi fokus The Gunners saat itu adalah menuntaskan transfer Viktor Gyokeres dan perpanjangan kontrak Ethan Nwaneri.
Eze kembali berada dalam radar Arsenal tatkala beberapa hari lalu mereka dipastikan kehilangan Kai Havertz yang menderita cedera lutut dan harus menepi selama beberapa bulan.
Pasca gagal menggaet Eze, Spurs mengalihkan perhatiannya pada tiga nama yakni Tyler Dibling, Morgan Rogers, dan Xavi Simons. Sayangnya, ketiga transfer tersebut dinilai sulit terealisasi karena ketatnya persaingan serta banderol yang terlalu tinggi.
Tyler Dibling telah berada pada pembicaraan lanjutan dengan Everton, Morgan Rogers tidak berada dalam daftar jual Aston Villa, sedangkan Xavi Simons sebagaimana dikabarkan memprioritaskan panggilan dari Chelsea.
Dengan demikian winger Manchester City Savinho menjadi fokus utama dari Spurs saat ini untuk merevolusi lini depannya setelah kehilangan kapten sekaligus striker andalannya Son Heung-Min.
Nahasnya, impian juara Europa League tersebut untuk menggaet Savinho juga menemui batu sandungan lantaran beberapa kelompok di Manchester City menilai Savio sebagai pemain dengan potensi yang tinggi dan kepergiannya dikhawatirkan akan mengulang kesalahan City kala melepas Cole Palmer ke Chelsea.
Savio sendiri menyatakan kesediannya untuk bergabung dengan Spurs, tetapi di satu sisi pemain asal Brazil tersebut juga enggan untuk merusak hubungannya dengan City sehingga ia tak akan memaksa bila memang The Citizens tak melepasnya.
City meminta 67 juta poundsterling kepada Spurs untuk dapat melepas Savinho, nilai yang sampai hari ini masih belum dipenuhi oleh The Lilywhites sebagaimana dikutip dari Fabrizio Romano.
Pada musim lalu, Savinho tampil di 45 pertandingan dengan City dengan sebagian besar sebagai pemain pengganti dan sudah melesakkan dua gol dan sepuluh assist bersama tim asuhan Pep Guardiola tersebut.***