Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Arsenal Tikung Tottenham Hotspur, Gelandang Crystal Palace Eberechi Eze Pilih Pulang ke Klub Masa Kecilnya

Yosep Awaludin • Jumat, 22 Agustus 2025 | 09:20 WIB
Eberechi Eze, gelandang serang Crystal Palace memilih bergabung ke Arsenal.
Eberechi Eze, gelandang serang Crystal Palace memilih bergabung ke Arsenal.

RADAR BOGOR – Arsenal resmi memenangkan perburuan Eberechi Eze. Gelandang serang Crystal Palace itu akhirnya memilih pulang ke klub masa kecilnya meski sempat berada di ambang kepindahan ke Tottenham Hotspur.

Arsenal tampil garang di bursa transfer dengan enam rekrutan baru senilai hampir Rp3,8 triliun. Nama Viktor Gyokeres dan Martin Zubimendi sudah lebih dulu merapat.

Namun, perekrutan Eze yang membuat publik London Utara heboh, karena The Gunners julukan Arsenal berhasil menikung Tottenham di detik akhir.

Awalnya Eze dikabarkan bakal berseragam Spurs. Kesepakatan sudah terjalin dengan Palace, hanya transfer urung selesai karena klub masih ingin memainkannya di laga play-off Europa Conference League.

Arsenal memanfaatkan celah itu. Cedera lutut yang dialami Kai Havertz membuat Mikel Arteta membutuhkan opsi baru. Manajemen langsung bergerak cepat mengajukan tawaran resmi.

Eze, yang sejak kecil merupakan penggemar Arsenal sekaligus pernah menimba ilmu di akademi mereka, tidak ragu menerima pinangan tersebut.

Kepindahan ini membuat Tottenham gigit jari. Sebaliknya, fans Arsenal menyambut hangat karena Eze menolak rival sekota demi kembali ke klub yang pernah melepasnya saat remaja.

Eze dikenal bisa bermain di beberapa posisi. Kehadirannya menambah variasi serangan Arsenal yang kerap kesulitan menghadapi pertahanan rapat lawan.

Posisi gelandang serang sudah dikunci Martin Odegaard, tetapi Eze bisa dimainkan di sayap kiri menggantikan Gabriel Martinelli yang musim lalu kurang konsisten.

Ia juga bisa bergerak ke tengah untuk mendukung Viktor Gyokeres di lini depan. Kombinasi ini diyakini memperkuat peluang Arsenal bersaing merebut gelar.

Bagi Eze, kepindahan ini seperti perjalanan yang penuh putaran. Ia pernah dilepas Arsenal di usia 13 tahun, kemudian berkembang bersama Palace dengan catatan 40 gol dan 28 assist dari 169 laga.

Gol kemenangan di final Piala FA melawan Manchester City menjadi salah satu momen terbaiknya.

Pendukung Palace menghormati keputusannya hengkang karena kontribusinya begitu besar. Sementara itu, fans Arsenal percaya Eze bisa mengikuti jejak Ian Wright, legenda klub yang juga sempat membela Palace, dan menjadi idola baru di Emirates. (***)

Penulis: Muhammad Fadly Ardhian S/PKL-Universitas Pakuan
Sumber: BBC Sport

Editor : Yosep Awaludin
#arsenal #Eberechi Eze #crystal palace