Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Drama Perpanjangan Waktu Play Off Liga Europa, Dua Tim Skotlandia Tersingkir Dramatis di Kompetisi UEFA

Yosep Awaludin • Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:20 WIB
Salah satu tim Skotlandia yang tersingkir di Play Off Liga Europa
Salah satu tim Skotlandia yang tersingkir di Play Off Liga Europa

RADAR BOGOR - Malam yang pahit bagi sepak bola Skotlandia terjadi di kancah Eropa ketika Hibernian dan Aberdeen tersingkir dari kompetisi UEFA dalam drama yang berbeda.

Hibernian harus mengakui keunggulan Legia Warsawa 5-4 secara agregat setelah pertandingan thriller yang berakhir di perpanjangan waktu.

Sementara Aberdeen terpaksa turun ke Liga Konferensi UEFA setelah dikalahkan FCSB 5-2 agregat dalam play-off Liga Europa yang kontroversial.

Hibernian tampil memukau di leg kedua setelah tertinggal 2-1 dari leg pertama. Meski kebobolan lebih dulu melalui Vahan Bichakhchyan pada menit 13, tim asuhan David Gray bangkit spektakuler di babak kedua dengan tiga gol beruntun dalam 11 menit.

Rocky Bushiri, Martin Boyle, dan Miguel Chaiwa berhasil membalikkan keadaan dan membawa Hibs unggul sementara.

Namun kegembiraan tidak berlangsung lama ketika Juergen Elitim menyamakan kedudukan menjadi 4-4 agregat.

Hasil itu memaksa laga memasuki perpanjangan waktu di mana Mileta Rajovic menjadi dalang kekecewaan dengan golnya yang menggagalkan mimpi Eropa Hibernian.

Sementara itu, Aberdeen mengalami nasib serupa namun dengan cara yang lebih kontroversial di Bucharest.

Setelah bermain imbang 2-2 di leg pertama, Dons terlihat nyaman mengontrol jalannya pertandingan hingga momen kontroversial tepat sebelum turun minum.

Wasit memberikan penalti yang diragukan kepada FCSB sekaligus mengeluarkan Alexander Jensen dengan kartu merah, mengubah dinamika pertandingan secara drastis.

Kapten FCSB Darius Olaru tidak menyia-nyiakan peluang dari titik putih, dan tim yang dulunya dikenal sebagai Steaua Bucharest itu melengkapi kemenangan 3-0 melalui gol-gol babak kedua dari Adrian Sut dan Olaru lagi.

Kedua kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi representasi Skotlandia di kancah Eropa, meski Aberdeen masih berpeluang melanjutkan perjuangan mereka di Liga Konferensi UEFA.

Hibernian harus mengakhiri impian Eropa mereka lebih cepat, sementara Aberdeen akan mencoba membuktikan diri di kompetisi tingkat kedua UEFA.

Performa kedua tim menunjukkan bahwa sepak bola Skotlandia masih memiliki kualitas untuk bersaing, namun detail-detail krusial dan keputusan wasit yang kontroversial terbukti menjadi faktor penentu dalam malam yang menyakitkan ini.(***)

Penulis : Anggita Ali Dahlan / PKL Universitas Pakuan
Sumber : SkySports

Editor : Yosep Awaludin
#uefa #skotlandia #liga europa