RADAR BOGOR - Timnas Indonesia akan segera melakukan persiapan untuk menghadapi FIFA Matchday dimana Timnas (Tim Nasional) Garuda dijadwalkan akan menghadapi Taiwan dan Lebanon.
26 nama telah diumumkan jauh hari sebelumnya, yakni pada 21 Agustus lalu, dimana nama-nama yang telah familiar akan kembali mengisi skuad besutan Patrick Kluivert tersebut.
Namun, hanya dua hari menjelang pertandingan menghadapi Taiwan pada tanggal 5 September, Timnas Indonesia dipastikan tak bisa diperkuat oleh salah satu bek andalannya, Mees Hilgers.
Nama Hilgers menjadi salah satu dari 26 nama yang dipanggil oleh Kluivert untuk memperkuat timnas, namun berdasarkan keterangan resmi tim nasional Indonesia, Hilgers terpaksa harus absen karena harus menyelesaikan kelanjutan kariernya di klub.
Nasib Hilgers bersama klubnya Twente tengah berada dalam gonjang-ganjing.
Bek berdarah Maluku tersebut menolak tawaran perpanjangan kontrak dari klub, padahal kontraknya akan kadaluarsa pada tahun depan, sehingga namanya berada dalam daftar jual.
Klub Ligue 1, Stade Brestois, sempat diisukan sangat dekat untuk mendatangkan jasa bek 24 tahun tersebut dengan status pinjaman ditambah opsi pembelian di akhir musim.
Hilgers juga sepakat untuk memperpanjang kontraknya bersama Twente, sehingga Twente dapat meraup keuntungan dari hasil penjualannya, namun proses kepindahannya gagal terealisasi setelah bursa transfer Ligue 1 memasuki tenggat waktu.
Hilgers juga dikaitkan dengan sesama klub Belanda seperti Go Ahead Eagles, namun klub bersangkutan memutuskan untuk menarik minatnya bersamaan dengan bursa transfer Eredivisie Belanda yang ditutup pada 2 September.
Pilihan Hilgers saat ini menjadi sangat terbatas, antara dirinya harus memperpanjang kontrak bersama Twente demi mendapatkan menit bermain atau membuka dirinya pada beberapa liga di Eropa yang bursa transfernya masih terbuka hingga tanggal 10 September.
Meskipun Hilgers dipastikan absen, namun timnas Indonesia juga kedapatan kabar bahagia pasalnya pemain keturunan Indonesia yang lahir di Amerika Serikat, Adrian Wibowo dipastikan akan memperkuat panji Garuda pada jeda internasional kali ini.
Kepastian bahwa Adrian akan memperkuat negara asal ayahnya tersebut diketahui melalui akun media sosial Los Angeles FC, sementara itu hingga berita ini ditulis PSSI belum mengumumkan kabar tersebut.
Adrian sendiri tidak perlu melakukan proses naturalisasi untuk dapat memperkuat timnas Indonesia, mengingat berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia, seorang warga negara dapat memilih kewarganegaraannya sebelum usia 21 tahun.
Adrian adalah pemain berusia 19 tahun yang berposisi sebagai pemain sayap maupun striker, ia lahir di California dari seorang ayah yang merupakan warga negara Indonesia dan ibu yang berasal dari Amerika Serikat.
Adrian telah mencatatkan tiga penampilan untuk tim senior LAFC dimana debutnya terjadi pada tanggal 23 Maret 2025 kala timnya menghadapi Sporting Kansas City FC, ia tampil selama lima belas menit pada laga tersebut.
Pemain bertinggi 182 cm tersebut juga turut menjadi bagian dalam skuad LAFC yang berkompetisi di Piala Dunia Antarklub 2025, ia berangkat bersama dengan nama-nama top seperti Olivier Giroud dan Hugo Lloris.
Sementara itu, di tim kedua yang berkompetisi di MLS Next Pro, Adrian Wibowo telah mencatatkan empat gol dari dua belas penampilan pada musim ini.
Kehadiran Adrian Wibowo di timnas Indonesia tentunya semakin meningkatkan persaingan di lini depan Garuda yang pada waktu sebelumnya telah berhasil meminang Mauro Zijlstra dan Milliano Jonathans.
Ketiga nama pendatang baru tersebut akan bersaing untuk memperebutkan pilihan utama di lini depan bersama dengan nama-nama lama seperti Oratmangoen, Struijk, Ole Romeny, Egy, dan Sayuri bersaudara.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim