RADAR BOGOR - Tim basket SMAN 1 Kota Bogor kembali bersiap turun di ajang Honda DBL with Kopi Good Day West Java West 2025. Tahun ini mereka menargetkan bisa mempertahankan gelar juara yang pernah diraih.
Komitmen itu terlihat saat berlangsungnya Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day West Java West di SMAN 1 Kota Bogor, Kamis 4 September 2025.
Ribuan siswa SMAN 1 Kota Bogor turut memberikan dukungan penuh untuk tim basket kebanggaannya.
Tabuhan drum dan snare mengiringi yel-yel Smansa juara yang terus bergema di lapangan. Suasana semakin meriah ketika para siswa berjingkrak-jingkrak mengikuti lantunan semangat itu.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Kota Bogor, Anwar Sanusi, menyebut dukungan tersebut menjadi bukti kekompakan sekolahnya. Ia berharap energi itu bisa menular kepada para pemain.
“Tim basket putri kami tahun lalu berhasil juara satu di DBL. Tentu mempertahankan gelar bukan hal mudah, apalagi lawan-lawannya tim bagus, jadi kekompakan inilah yang menjadi kunci,” ucapnya.
Sebagai bentuk keseriusan, pihak sekolah memberikan dispensasi jam belajar untuk atlet basket yang berlatih. Bahkan, tempat latihan pun dipilih sama dengan lokasi pertandingan DBL tahun ini.
“DBL mainnya di Vokasi IPB University, makanya anak-anak juga latihan di sana. Supaya mereka terbiasa dengan kondisi lapangan sebelum kompetisi,” ujar Anwar kepada Radar Bogor.
SMAN 1 Kota Bogor mengirimkan dua tim sekaligus, masing-masing putra dan putri. Keduanya disebut sudah menjalani persiapan intensif sejak jauh-jauh hari.
Hal itu menjadi penting, apalagi ada perubahan komposisi pemain setelah sejumlah punggawa kelas XII lulus. Kondisi itu membuat tim harus melakukan penyesuaian strategi.
“Karena pemain kelas XII sudah lulus, tentu ada pergeseran peta kekuatan. Tapi dengan formasi baru kami tetap optimis,” ucapnya.
Bagi pihak sekolah, kemenangan memang menjadi target, tapi bukan segalanya. Hal yang lebih penting adalah semangat bertanding dan persiapan maksimal dari para siswa.
“Kalau bisa menang tentu bagus, kalau belum ada rezekinya masih ada kesempatan tahun depan. Yang penting mereka serius berlatih dan berjuang,” tutur Anwar.
Latihan rutin dilakukan setiap pulang sekolah, bahkan beberapa pekan terakhir digelar lebih intens. Sekolah pun memberi kelonggaran agar para pemain bisa fokus.
Anwar menegaskan dukungan sekolah tidak hanya sebatas DBL. Setiap potensi siswa baik akademik maupun nonakademik selalu diberi ruang untuk berkembang.
“Event apa pun yang bisa mendorong bakat dan minat siswa pasti kami support. Karena prestasi itu bukan hanya soal akademik semata,” pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin