SOD Kabupaten Bogor Bersama SKODI Tingkatkan Kualitas dan Mental Atlet Disabilitas dengan Cara Ini
Kholikul Ihsan• Kamis, 11 September 2025 | 20:00 WIB
Sejumlah atlet disabilitas Kabupaten Bogor yang tergabung dalam SKODI.
RADAR BOGOR - Latih tanding antara Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor dan Sentra Khusus Olahragawan Disabilitas Indonesia (SKODI) menjadi momen penting dalam memperkuat pembinaan atlet disabilitas.
Latih tanding SOD dan SKODI yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Rabu, 10 September 2025, bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan sarana peningkatan kualitas pelatihan dan pengalaman bertanding bagi para atlet disabilitas.
Ketua Tim SKODI Kemenpora Bambang Siswanto menegaskan, bahwa kegiatan di Kabupaten Bogor ini memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi. Menurutnya, latih tanding mampu membangun mental, mempererat komunikasi atlet disabilitas dengan pelatih, serta menjadi wadah belajar bersama.
“Kami tidak mencari siapa yang kalah atau menang, tetapi bagaimana setiap atlet mendapat motivasi untuk terus berlatih. Di balik kekurangan, ada kelebihan yang bisa melahirkan kekuatan luar biasa,” ujarnya.
SKODI sendiri merupakan program nasional di bawah Kemenpora yang menyeleksi atlet disabilitas dari seluruh provinsi dengan standar ketat, mulai dari pelatihan fisik, mental, hingga teknik.
Sementara itu, SOD Kabupaten Bogor dikenal sebagai pelopor pusat pelatihan olahraga disabilitas di tingkat kabupaten/kota di Indonesia.
Bambang menambahkan bahwa semakin banyak event yang melibatkan atlet disabilitas, baik di tingkat daerah maupun nasional, semakin besar peluang mereka tampil di ajang internasional.
“Semakin luas ruang kompetisi yang tersedia, semakin siap atlet kita bersaing di level dunia,” tambahnya.
Kepala Bidang NPCI Kabupaten Bogor, Elwy, menilai kegiatan ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan pembinaan atlet disabilitas di Bogor.
Elwy menyebutkan bahwa antusiasme para atlet, baik dari SKODI maupun SOD Kabupaten Bogor, menjadi bukti nyata semangat untuk terus berkembang.
“Latih tanding ini adalah ujian penting. Dari yang biasa kita dorong agar menuju sesuatu yang luar biasa. Energi dan semangat para atlet hari ini benar-benar menggembirakan, semoga ini jadi pijakan untuk terus berjuang di masa depan,” kata Elwy.
Melalui kegiatan bersama SKODI, pembinaan atlet disabilitas diharapkan tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan mental juang anak-anak bangsa.