Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tundukkan Duo Malaysia di Perempat Final China Masters, Fajar dan Fikri Siap Hadapi Lawan Berat, Siapa? Ayo Cek Selengkapnya

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 20 September 2025 | 04:05 WIB
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri saat melawan Goh Sze Fei serta Nur Izzuddin.
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri saat melawan Goh Sze Fei serta Nur Izzuddin.

RADAR BOGOR - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri akhirnya bisa revans dari duo Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Saat bertemu di perempat final China Masters yang berlangsung di Shenzhen Arena, Jumat (19/9), Fajar/Fikri menang dengan dua game langsung (21-16, 21-11).

"Pasti senang bisa kembali ke semifinal. Tidak mudah perjalanan dari babak pertama. Tapi kami menikmati setiap prosesnya, setiap harinya," ujar Fajar.

Fajar menilai komunikasinya dengan Fikri serta pelatih terus berjalan lancar.

"Sehingga bisa menampilkan yang terbaik, semoga bisa terus lebih baik," ucap pemain binaan SGS Bandung tersebut.

Sementara Fikri menyebutkan pihaknya mempelajari lagi permainan lawan.

"Kemudian coba dieksekusi. Ketika kami sudah bisa memimpin beberapa poin itu menaikkan kepercayaan diri dan bisa lebih tenang," katanya.

Di babak semifinal, Sabtu (20/9), Fajar/Fikri akan menghadapi pemenang antara duo Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Seung Jae dan Takuro Hoki/Hugo Kobayashi.

Menurutnya, tidak ada pilihan yang mudah bagi keduanya.

Kim/Seo menunjukkan performa luar biasa tahun ini dengan juara All England, juara dunia dan sederet gelar lainnya.

"Sementara bila bertemu Hoki/Kobayashi, masih hangat kemarin di Paris, saya dan Rian kalah dari mereka. Cukup penasaran untuk rematch. Siapapun lawannya kami harus siap dan pantang menyerah. Tapi yang terpenting bisa bermain enjoy," ucapnya.

Putri KW Belum Pecah Telur

Di sisi lain, Putri Kusuma Wardani (KW) belum bisa pecah telur dari pebulu tangkis Jepang Akane Yamaguchi.

Dia takluk dua game langsung (14-21, 11-21).

"Di awal game pertama sampai interval, saya sempat memegang kendali permainan. Tapi selepas itu sampai akhir laga Akane terus menguasai dan saya tidak bisa keluar dari tekanan," kata pebulu tangkis binaan PB Exist Jakarta itu.

Secara keseluruhan, menurutnya tidak ada yang berubah dari permainan Akane dibandingkan pertemuan sebelumnya.

"Hanya hari ini (Jumat) dia banyak melakukan spekulasi, pukulan tidak terduga yang membuat saya sulit membaca bolanya," sebut atlet yang juga anggota polisi wanita tersebut. (raf/bas)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#china masters #fajar alfian #muhammad shohibul fikri