RADAR BOGOR-Arsenal ditahan imbang 1-1 oleh tamunya Manchester City, di Emirates Stadium, Minggu malam 21 September 2025.
Arsenal pun harus kehilangan 3 poin lagi lagi, dan itu menjadi hasil seri kedua mereka di Liga Inggris pada tahun 2025/26.
Setelah menjalani lima pertandingan, Arsenal juga tertinggal lima angka dari Liverpool, yang saat ini menduduki puncak klasemen sementara.
Pada laga tersebut, Noni Madueke ditarik keluar lebih awal karena cedera. Keputusan Manajer Arsenal Mikel Arteta mengganti Madueke di babak pertama sempat menuai kritik karena pemain asal Inggris itu tampil baik di awal pertandingan.
Namun, sang pelatih mengklaim bahwa perubahan tersebut hanya disebabkan oleh kondisi pemain.
"Tidak, itu bukan keputusan taktik. Madueke mengalami masalah sejak awal pertandingan dan tidak cukup bugar untuk bermain," kata Arteta.
Arsenal menghadapi masalah baru karena absennya Madueke, terutama menjelang pertandingan EFL Cup melawan Port Vale pada Rabu dan pertandingan penting di Liga Inggris melawan Newcastle United akhir pekan nanti.
Performa Arsenal Terganggu oleh Daftar Cedera
Bukan hal baru bagi Arsenal menghadapi masalah cedera pemain kunci. Bukayo Saka, yang menggantikan Madueke, juga sempat menepi. Musim lalu, ia absen selama beberapa bulan karena cedera hamstring.
Situasi menjadi lebih aneh karena Martin Odegaard masih mengalami cedera dan William Saliba baru saja kembali bermain setelah cedera di pertandingan melawan Liverpool pada 31 Agustus.
Tak mengherankan bahwa penampilan Arsenal belum mencapai tingkat terbaiknya. Dengan skuad yang tidak stabil, menuntut konsistensi tinggi di awal musim pasti sulit.
Meskipun cedera Madueke membuat daftar pemain yang harus absen menjadi lebih panjang, Arsenal tetap memiliki kedalaman skuad yang cukup kuat.
Meskipun Bukayo Saka masih menjadi pemain utama di lini depan, menit bermainnya harus dijaga agar dia tidak mengalami cedera lagi.
Kai Havertz juga tengah menepi, tetapi Viktor Gyokeres, pemain baru, membuat lini serang tetap kompetitif.
Jika Saliba kembali absen, Arteta masih memiliki opsi pertahanan seperti Ben White, Piero Hincapiée, dan Cristhian Mosquera. Karena dia dapat bermain di berbagai posisi menyerang, Eze juga meningkatkan fleksibilitas.
Dengan komposisi ini, Arsenal diyakini masih mampu bersaing meskipun skuadnya dipenuhi dengan cedera. Namun, Arteta harus cermat merotasi pemain agar kinerja tim tidak terganggu. (***)
Editor : Yosep Awaludin