Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Analisis Para Pakar Sepak Bola Tentang Perebutan Ousmane Dembele Dan Lamine Yamal di Ballon d'Or

Muhamad Rafi Rajwa Fatihah • Senin, 22 September 2025 | 20:10 WIB
Siapa yang lebih layak meraih Ballon d
Siapa yang lebih layak meraih Ballon d

RADAR BOGOR - Sorotan dunia sepak bola tertuju pada siapa yang akan meraih Ballon d'Or tahun ini, dengan perdebatan sengit memanas antara bintang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, dan talenta muda Barcelona, Lamine Yamal.

Sebuah diskusi mendalam dari ESPN FC mengungkapkan, bagaimana para pakar sepak bola memandang persaingan ketat antara Ousmane Dembele atau Lamine Yamal, di tengah penjadwalan ulang pertandingan penting dan prediksi para ahli.

Secara mengejutkan, bursa taruhan sepak bola menunjukkan Ousmane Dembele sebagai kandidat terdepan untuk memenangkan penghargaan individu paling prestisius ini, mengungguli Lamine Yamal.

Situasi menarik muncul, di mana pertandingan Ligue 1 antara PSG dan Marseille yang seharusnya dimainkan, ditunda dan dijadwal ulang pada waktu yang bersamaan dengan seremoni Ballon d'Or di Paris.

Ini memastikan kehadiran Dembele di acara penghargaan tersebut, mengindikasikan ekspektasi tinggi terhadapnya.

Para panelis ESPN FC, termasuk Jan, Al, Stevie Nichols, dan Jules. Memberikan pandangan beragam namun cenderung mendukung Dembele. Jan secara lugas menyatakan dukungannya untuk Dembele.

Sementara itu, Al, meski awalnya berpihak pada Yamal dengan argumen yang penuh semangat, juga menyinggung performa Vitinha dari PSG sebagai pemain terbaik tim musim lalu, menunjukkan kompleksitas dalam penilaian.

Stevie Nichols memberikan analisis mendalam, menyoroti bahwa Ballon d'Or sering kali diberikan berdasarkan performa dalam periode waktu tertentu, bukan semata-mata memilih pemain terbaik secara keseluruhan.

"Jika Anda memilih tim besok, Anda mungkin akan memilih Yamal. Tapi faktanya, cara Ballon d'Or bekerja dan alasannya, Anda harus memilih Dembele," ujarnya.

Nichols juga memuji "comeback sensasional" Dembele di usianya yang menginjak 28 atau 29 tahun setelah periode cedera dan performa yang inkonsisten, menunjukkan bahwa ia telah "muncul" kembali sebagai pemain kunci.

Jules turut memperkuat argumen untuk Dembele, menyatakan bahwa ia adalah "pemain terbaik dari tim terbaik di dunia", merujuk pada kesuksesan PSG.

Keseluruhan diskusi menyoroti bahwa Dembele, yang telah menunjukkan peningkatan signifikan dan konsistensi, dinilai lebih unggul dalam kriteria yang sering digunakan untuk menentukan pemenang Ballon d'Or.

Dengan penghargaan yang semakin dekat, tensi semakin memuncak. Apakah Ousmane Dembele akan benar-benar mengamankan Ballon d'Or, mengukuhkan dominasinya setelah periode kebangkitan yang mengesankan, atau Lamine Yamal yang akan memberikan kejutan?

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#sepak bola #lamine yamal #ousmane dembele