RADAR BOGOR – Musim lalu Vincent Kompany menjalani masa bulan madu bersama Bayern Munchen di Bundesliga sampai spieltag keempat.
Pada spieltag kelima, Bayer Leverkusen menghentikan start sempurna Bayern Munchen di depan pendukung sendiri, Allianz Arena, Munchen, dengan hasil seri 1-1.
Musim ini, Vincent Kompany hanya butuh satu laga lagi untuk memperbaiki rapornya musim lalu.
Vinnie – sapaan akrab Vincent Kompany – butuh membawa klub berjuluk The Bavarians itu meraih kemenangan kelima dalam spieltag kelima saat menerima kedatangan Werder Bremen di Allianz Arena dini hari nanti (siaran langsung Soccer Channel/Vision+ pukul 01.30 WIB).
’’Sederhananya, kali ini kami bermain di kandang sendiri. Kami ingin memenangi laga dan melanjutkan tren positif kami,” tutur pelatih berkebangsaan Belgia tersebut.
Menolak Remehkan Lawan
Berbicara di laman resmi klub, Vincent Kompany menganggap Werder sama menakutkan dengan Leverkusen musim lalu.
Meski, The River Islanders –julukan Werder – hingga spieltag keempat masih terseok-seok di peringkat ke-14.
’’Mereka (Werder) memiliki pelatih yang baru kali pertama kali menangani klub Bundesliga. Tetapi, dia telah meraih kesuksesan di masa lalunya dengan gaya bermain spesial yang sudah bisa Anda lihat musim ini,’’ beber Vincent Kompany.
Sering Dinaungi Keberuntungan
Musim ini Werder ditangani Horst Steffen.
Pelatih 56 tahun itu memang hanya punya rekam jejak menangani klub-klub dari kasta di bawah Bundesliga.
Seperti saat membawa SV Elversbeg memenangi 3. Liga (kasta ketiga liga Jerman) pada musim 2022–2023.
Musim lalu, dia gagal mengantarkan Elversberg promosi dari 2.
Bundesliga ke Bundesliga setelah disingkirkan FC Heidenheim dalam babak playoff.
Akan tetapi, Steffen kemudian malah direkrut Werder dan akhirnya merasakan Bundesliga.
Steffen mengaku, dia sering dinaungi keberuntungan. Seperti saat menahan 3-3 Leverkusen dalam spieltag kedua (30/8).
Kala itu, Werder mencetak gol penyama kedudukan pada injury time babak kedua meski main dengan 10 orang.
’’Aku mengharapkannya (keberuntungan) lagi saat kami menghadapi Bayern,’’ ucap Steffen.
Gnabry Mantan Pemain Werder
Namun, keinginan Steffen siap dipupus oleh wide attacker Bayern Serge Gnabry.
Pemain yang menjadi pembeda The Bavarians dalam empat spieltag pertama seiring kontribusi tiga gol dan dua umpan gol.
Memori Gnabry sebagai mantan pemain Werder makin menambah bumbu nostalgia.
’’Klub ini (Werder) selalu spesial bagiku. Klub pertamaku di Bundesliga,’’ kata Gnabry yang semusim di Werder (2016–2017) sebelum bergabung Bayern.
’’Aku tidak sabar setiap kali akan menghadapi mereka,” imbuh pemain 30 tahun tersebut. (ren/dns)
Perkiraan Pemain
BAYERN MUNCHEN (4-2-3-1): 1-Neuer (g) (c); 27-Laimer, 2-Upamecano, 4-Tah, 22-Guerreiro; 6-Kimmich, 45-Pavlovic; 17-Olise, 7-Gnabry, 14-Luis Diaz; 9-Kane
Pelatih: Vincent Kompany
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hitam
WERDER BREMEN (4-2-3-1): 30-Backhaus (g); 3-Sugawara, 32-Friedl (c), 31-Coulibaly, 27-Agu; 6-Stage, 14-Lynen; 20-Schmid, 18-Puertas, 11-Njinmah; 44-Boniface
Pelatih: Horst Steffen
Jersey pemain: Hijau
Jersey kiper: Kuning
Wasit: Frank Wilenborg