RADAR BOGOR – Partai besar akan tersaji dalam matchday dua UEFA Champions League musim 2025/2026 antara juara Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea, menghadapi runner-up Liga Portugal musim lalu, Benfica.
Laga ini akan bernuansa emosional bagi beberapa aktor yang terlibat, yakni pelatih Benfica saat ini, Jose Mourinho, yang pernah menangani Chelsea selama dua periode, yakni 2004–2007 dan 2013–2015.
Pelatih asal Portugal tersebut membawa tim berbasis di London Utara itu meraih delapan gelar, tiga di antaranya Premier League.
Salah satunya (2004/05) menasbihkan Chelsea sebagai tim dengan kebobolan paling sedikit dalam satu musim liga Inggris.
Musim itu, Chelsea yang dikawal Petr Čech sebagai kiper, serta Ricardo Carvalho dan John Terry di lini pertahanan, hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim.
Tak hanya bagi Jose Mourinho, laga ini juga emosional bagi salah satu gelandang Chelsea, Enzo Fernández.
Benfica merupakan klub pertama Enzo saat memulai petualangan di Eropa.
Enzo hanya setengah musim membela Benfica dengan mencatat empat gol dari 29 penampilan sebelum dilego ke Chelsea dengan mahar 121 juta euro. Di akhir musim itu, Benfica keluar sebagai juara Liga Portugal.
Laga ini tak hanya bernuansa nostalgia, tetapi juga beraroma balas dendam. Benfica selalu kalah dalam empat pertemuan terakhir menghadapi The Blues, bahkan kekalahan tersebut terjadi pada momen-momen penting.
Pada musim 2011/12, Chelsea menyingkirkan Benfica di babak perempat final UEFA Champions League dengan agregat 1–3. Dua musim setelahnya, The Blues menaklukkan Os Encarnados di final UEFA Europa League dengan skor 1–2.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada ajang Piala Dunia Antarklub 2025, di mana Chelsea kembali menyingkirkan Benfica di babak 16 besar.
The Blues menang 4–1 melalui gol Reece James, Christopher Nkunku, Pedro Neto, dan Kiernan Dewsbury-Hall, yang hanya dibalas sekali oleh Ángel Di María pada injury time babak kedua.
Melihat komposisi skuad, Chelsea dipastikan absen enam pemain, termasuk Cole Palmer dan Levi Colwill yang masih cedera.
Absensi Palmer menjadi hal yang perlu dimitigasi oleh Enzo Maresca, sebab The Blues kesulitan mencetak gol dan menciptakan peluang saat kalah 1–3 dari Brighton & Hove Albion pekan lalu, dengan hanya tiga tembakan tepat sasaran.
Untuk mengatasi absensi Palmer, Chelsea tampaknya akan bertumpu pada Enzo Fernández yang didorong lebih maju untuk menyuplai kreativitas, dibantu Estevão dan Pedro Neto di sisi sayap, serta João Pedro sebagai striker nomor sembilan.
Sementara itu, Benfica asuhan Jose Mourinho kemungkinan besar akan memainkan strategi lebih defensif menghadapi permainan menyerang Chelsea.
Nicolás Otamendi dan António Silva akan menjadi duet andalan di lini belakang, melapisi Anatoliy Trubin sebagai kiper.
Dua gelandang Amerika Latin, Enzo Barrenechea dan Richard Ríos, akan menjaga kedalaman lini tengah.
Berikut perkiraan starting XI lengkap laga Chelsea vs Benfica pada matchday dua UEFA Champions League musim 2025/2026:
Chelsea (Enzo Maresca):
Robert Sánchez; Marc Cucurella, Jorrel Hato, Trevoh Chalobah, Reece James; Moisés Caicedo, Andrey Santos, Enzo Fernández; Pedro Neto, João Pedro, Estevão Willian (4-2-3-1).
Benfica (Jose Mourinho):
Anatoliy Trubin; Samuel Dahl, Nicolás Otamendi, António Silva, Amar Dedić; Enzo Barrenechea, Richard Ríos, Georgiy Sudakov; Andreas Schjelderup, Vangelis Pavlidis, Fredrik Aursnes (4-2-3-1).
Partai Chelsea menghadapi Benfica akan dihelat di markas The Blues, Stamford Bridge, pada Rabu, 1 Oktober 2025, pukul 02.00 WIB.***
Editor : Eli Kustiyawati