Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Drawing Liga 4 Seri 2 Selesai, Ada Derby Rudi Bule di Grup L, Persikabo Curi Perhatian

Muhammad Ruri Ariatullah • Selasa, 30 September 2025 | 18:30 WIB
Logo Liga 4 Seri 2 Jawa Barat.
Logo Liga 4 Seri 2 Jawa Barat.

RADAR BOGOR — Kompetisi Piala Gubernur Liga 4 Seri 2 Jawa Barat 2025 segera dimulai pada 25 Oktober mendatang.

Ada derby Bogor di Grup L yang diisi dua klub “Kota Hujan” yakni Pakuan City FC dan Bogor Raya FC. Serta Diklat Imran Soccer Academy (ISA) Gunung Putri serta Persikabo Bogor dari “Bumi Tegar Beriman”.

Nama terakhir mencuri perhatian. Pasalnya, banyak pihak menilai Persikabo Bogor di Liga 4 merupakan klub yang sempat mati suri pada 2018 silam.

Sekedar diketahui, Persikabo Bogor di Liga 4 Seri 2 merupakan klub yang sempat diakuisisi PS TNI pada awal Liga 1 2018/2019.

Sempat berganti nama menjadi PS TIRA, kemudian PS TIRA-Persikabo dan terakhir Persikabo 1973 pada musim 2020/2021 hingga sekarang.

Persikabo 1973 terdegradasi ke Liga 3 Nusantara usai menuai hasil mengecewakan di Liga 2 musim 2024/2025.

Namun, hingga kini persiapan tim belum diketahui, termasuk pihak mana yang mengelolanya.

Sedangkan Persikabo Bogor justru mencuat melalui media sosial. Hal ini dipertegas dengan status kepemilikan yang kembali dikelola PT Karadenan Jaya milik almarhum Rudi “Bule” Ferdian.

Kemudian diambil alih putranya, Rhendie Arindra. Menariknya, di kubu Bogor Raya, ada nama Alfie Radhitya Ferdian atau akrab disapa Adit, yang merupakan adik kandung Rhendie.

Di sisi lain, nama Pakuan City sudah mentas di Liga 4 Seri 2 sejak 2020 silam.

Mengarungi musim baru, tim berjuluk “Kijang Siliwangi” ini mengandalkan materi para pemain muda.

“Kami mengutamakan pembinaan dulu, soal target di Seri 2 musim ini bagaimana nanti,” ujar Manajer Pakuan City, Abdul Kamal kepada Radar Bogor.

Ia mengungkapkan, dari hasil pembinaan yang dilakukan Pakuan City, ada beberapa pemain muda direkrut kontestan Elite Pro Academy (EPA) Super League U-16, U-18 dan U-20.

“Alhamdulillah, ada yang main di Semen Padang, Persik Kediri, PSBS Biak dan lainnya,” ucapnya.

Mengenai derby Bogor di Grup L, Kamal mengaku keempat tim memiliki peluang yang sama untuk lolos dari penyisihan.

“Persaingan bakal berat, apalagi Persikabo Bogor berstatus sebagai tuan rumah,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Bogor Raya, Egi Aditya Wijaya mengatakan jika klubnya sudah sangat siap menghadapi Liga 4 Seri 2.

Sebab, sejak Oktober tahun lalu pemusatan latihan telah berjalan.

“Satu tahun kami mempersiapkan diri mengikuti kompetisi. Semoga bisa mendapatkan hasil maksimal yakni juara sekaligus lolos ke Seri 1,” serunya.

“Untuk peluang sendiri kami sangat percaya diri bahwa dengan persiapan yg matang dan kerja keras kami bisa mendapatkan hasil maksimal untuk juara grup L sehingga bisa lolos ke fase knock out.”

Satu grup dengan Persikabo Bogor, Egi mengaku akan memiliki tensi tinggi karena mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten (pemkab) dan masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya Kabomania yang selama ini menanti kebangkitan “Laskar Padjadjaran” ini.

“Tentunya untuk kami, menjadi pressure tersendiri ketika nanti dalam pertandingan akan hadir suporter dari Persikabo,” tukasnya. (rur)

Editor : Alpin.
#liga 4 #Piala Gubernur Jawa Barat 2025 #persikabo