RADAR BOGOR – Partai besar akan tersaji dalam matchday kedua UEFA Champions League 2025/2026 antara juara La Liga Spanyol musim lalu, Barcelona, menghadapi peraih treble winner, Paris Saint-Germain.
Laga ini dapat dikatakan menjadi partai yang paling ditunggu-tunggu oleh seantero suporter sepak bola. Pasalnya, dua tim ini sering disebut sebagai tim terbaik saat ini berkat permainan indah yang ditunjukkan, diiringi dengan hasil akhir yang juga meyakinkan.
Kedua tim sejatinya nyaris bertemu dalam final UEFA Champions League musim lalu. Sayangnya, Barcelona justru tersingkir oleh Inter Milan dalam dua leg plus babak perpanjangan waktu di semifinal akibat performa lini belakang yang buruk.
Barcelona dan PSG menghadapi laga ini dengan status sebagai pemuncak klasemen di liganya masing-masing.
Blaugrana baru saja mengkudeta posisi Real Madrid sebagai pemuncak klasemen La Liga setelah mengalahkan Real Sociedad dengan skor 2–1. Sementara itu, di laga lain Los Blancos digilas oleh rival sekotanya, Los Rojiblancos, dalam Derby Madrid dengan skor 2–5.
Tim asuhan Hansi Flick menunjukkan dominasi pada musim ini dengan rekor tak terkalahkan. Mereka melahap tujuh dari delapan laga di semua kompetisi dengan kemenangan, mencetak 23 gol, dan hanya kebobolan enam gol.
Hal serupa terjadi pada calon tamunya, Paris Saint-Germain, yang saat ini berstatus sebagai pemuncak klasemen Ligue 1 Prancis setelah mengalahkan Auxerre dengan skor 2–0 pekan lalu. Les Parisiens unggul selisih gol atas Olympique Lyon yang memiliki jumlah poin sama.
Kedua tim memiliki catatan pertemuan intensif di kompetisi ini. Total, keduanya telah bertemu sebanyak dua belas kali sejak musim 2012/2013 dengan Barcelona unggul tipis, yakni lima kemenangan berbanding empat milik Paris Saint-Germain.
Pertemuan paling ikonik kedua tim terjadi pada babak 16 besar Champions League musim 2016/2017 ketika Barcelona melakukan comeback dramatis dari ketertinggalan 0–4 di babak pertama menjadi unggul 6–1 di leg kedua di Camp Nou.
Barcelona melenggang ke perempat final setelah unggul secara agregat 6–5. Luis Enrique, yang kini menjadi pelatih Paris Saint-Germain, merupakan nahkoda Blaugrana dalam salah satu drama paling diingat dalam sejarah UEFA Champions League.
Musim itu juga menjadi musim terakhir bagi Neymar bersama Barcelona sebelum akhirnya dilepas ke Paris Saint-Germain dengan rekor biaya transfer yang masih bertahan hingga saat ini.
Melihat komposisi skuad yang tersedia, Blaugrana dan Les Parisiens dihantam badai cedera karena beberapa pemain vital dipastikan tak dapat diboyong pada laga ini.
Barcelona kehilangan dua pemain andalan, yakni Raphinha yang telah mencetak tiga gol dan dua assist pada musim ini, serta Joan Garcia yang mencatatkan sembilan belas penyelamatan, lima di antaranya saat menghadapi Newcastle United pekan lalu.
Selain itu, Hansi Flick juga dipastikan tak bisa diperkuat oleh Fermin Lopez yang kerap menjadi kartu as kala serangan mengalami kebuntuan. Sementara itu, Balde masih diragukan tampil.
Untuk mengatasi absensi tersebut, Flick kemungkinan besar akan mempercayakan mistar gawang kepada kiper berpengalaman, Wojciech Szczesny. Posisi yang ditinggalkan Raphinha akan diisi oleh Marcus Rashford.
Meskipun dianggap belum berada pada bentuk terbaik, Rashford menunjukkan kontribusi signifikan dengan torehan dua gol dan tiga assist musim ini. Pemain asal Inggris tersebut bahkan menentukan kemenangan Barcelona atas Newcastle pekan lalu.
Sementara itu, Paris Saint-Germain tak bisa diperkuat oleh tiga pemain kuncinya, yakni peraih Ballon d’Or 2025 Ousmane Dembele, nominee Kopa Trophy Desire Doue, serta kapten tim Marquinhos yang masih dalam masa pemulihan cedera.
Dua gelandang, Fabian Ruiz dan Joao Neves, juga diragukan tampil sejak awal karena cedera dan absen saat PSG menghadapi Auxerre.
Sebagai langkah menghadapi badai cedera, Luis Enrique akan bertumpu pada Khvicha Kvaratskhelia dan Bradley Barcola untuk mengobrak-abrik pertahanan Blaugrana yang dikawal Pau Cubarsi dan kolega.
Seiring absennya Marquinhos, Enrique tampaknya akan memercayakan lini belakang kepada duet Willian Pacho dan Ilia Zabarnyi untuk melapisi Lucas Chevalier di bawah mistar gawang.
Lini tengah, yang diragukan tampil dengan kekuatan penuh, kemungkinan akan diisi Vitinha, Warren Zaire-Emery, serta salah satu dari Fabian Ruiz atau Joao Neves, bergantung pada kesiapan mereka.
Perkiraan Starting XI
FC Barcelona (Hansi Flick): Wojciech Szczesny; Gerard Martin, Ronald Araujo, Pau Cubarsi, Jules Kounde; Pedri, Frenkie de Jong, Dani Olmo; Marcus Rashford, Robert Lewandowski, Lamine Yamal. (4-2-3-1)
Paris Saint-Germain (Luis Enrique): Lucas Chevalier; Nuno Mendes, Willian Pacho, Ilia Zabarnyi, Achraf Hakimi; Vitinha, Fabian Ruiz, Warren Zaire-Emery; Khvicha Kvaratskhelia, Goncalo Ramos, Bradley Barcola. (4-3-3)
Partai antara FC Barcelona menghadapi Paris Saint-Germain akan dihelat di Stade Lluis Companys pada Kamis, 2 Oktober 2025, pukul 02.00 WIB.***
Editor : Eli Kustiyawati