Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

TVRI Jadi Pemegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Warga Bebas Gelar Nontong Bareng Tanpa Perlu Izin dan Gratis

Yosep Awaludin • Minggu, 5 Oktober 2025 | 13:20 WIB
Ilustrasi hak siar Piala Dunia 2026 dipegang TVRI.
Ilustrasi hak siar Piala Dunia 2026 dipegang TVRI.

RADAR BOGOR - Kabar gembira datang dari stasiun televisi nasional, TVRI, yang dikabarkan berhasil mengamankan hak siar Piala Dunia 2026.

Dikutip dari YouTube Starting Eleven, berita dari TVRI ini sontak menjadi perbincangan hangat dan disambut antusias oleh seluruh pecinta sepak bola di tanah air. Pengumuman ini seolah menjawab doa dan harapan masyarakat Indonesia.

Kepastian TVRI sebagai pemegang hak siar ini sangat melegakan. Selama beberapa edisi terakhir, hak siar turnamen besar selalu dikuasai platform streaming berbayar. Hal tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena biayanya mahal.

Banyak penggemar mengeluhkan paket langganan yang harganya tidak terjangkau bagi semua kalangan.

Selain itu, kualitas tayangan yang disajikan pun sering dinilai tidak sepadan dengan biaya yang dikeluarkan. Hal ini menjadi masalah utama penikmat bola.

Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada memiliki format baru yang lebih panjang.

Jumlah pesertanya bertambah menjadi 48 negara, menjanjikan turnamen yang paling meriah dan kompetitif dalam sejarahnya.

Bagi masyarakat Indonesia, Piala Dunia kali ini punya makna ganda. Indonesia berpotensi mencetak sejarah untuk pertama kalinya lolos ke ajang akbar tersebut. Euforia sepak bola akan memuncak jika Skuad Garuda berhasil mengamankan tiket.

Di tengah ambisi lolos Timnas, polemik mengenai hak siar dan masalah nobar selalu mencuat.

Penggunaan platform streaming menyulitkan tempat-tempat publik seperti kafe untuk bebas menggelar acara nonton bersama.

Kini, dengan hadirnya TVRI sebagai pemegang hak siar, masalah perizinan nobar bakal sirna. Kafe, rumah makan, dan warkop bisa bebas mengadakan nobar. Masyarakat tidak perlu lagi khawatir mencari link ilegal.

Laporan menyebutkan bahwa Komisi VII DPR RI telah menyetujui anggaran untuk pembelian hak siar ini.

Nilai pembelian hak siar Piala Dunia 2026 ini ditaksir mencapai angka fantastis, yaitu sekitar Rp16 miliar.

TVRI dikabarkan akan menayangkan total 80 pertandingan Piala Dunia 2026. Yang paling penting, semua tayangan tersebut dapat diakses oleh masyarakat secara gratis melalui saluran TVRI. Ini adalah kabar yang luar biasa.

Bagi yang terbiasa streaming, TVRI juga menyediakan kemudahan akses. Tayangan Piala Dunia nantinya dapat diakses melalui aplikasi TVRI Klik atau melalui website resmi mereka. Tentu ini sebuah solusi yang tepat.

Keberhasilan TVRI ini sekaligus mengulang memori lama. TVRI terakhir kali menayangkan Piala Dunia adalah pada edisi 1998. Momen ini akan membawa kembali nostalgia bagi generasi terdahulu.

Pengumuman ini disambut sorak gembira dan ucapan terima kasih dari warganet di media sosial.

Banyak yang menilai TVRI telah "membebaskan" pecinta sepak bola dari kapitalisasi platform berbayar yang memberatkan.

Akhir kata, hak siar TVRI adalah kemenangan besar bagi seluruh rakyat Indonesia. Piala Dunia 2026 akan bisa dinikmati dengan mudah dan murah, menjadikan pesta sepak bola dunia semakin terasa dekat di hati bangsa. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#piala dunia 2026 #tvri #hak siar