Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

AS Monaco Berancang-Ancang Depak Adi Hutter, Mantan Pelatih Borussia Dortmund Disiapkan Sebagai Pengganti

Muhammad Dimas Saputra • Selasa, 7 Oktober 2025 | 04:24 WIB
Adi Hutter di ambang pemecatan setelah hasil imbang 2–2 menghadapi Nice.
Adi Hutter di ambang pemecatan setelah hasil imbang 2–2 menghadapi Nice.

RADAR BOGOR – Memasuki masa jeda internasional, klub Ligue 1 Prancis, AS Monaco, tengah menimbang keputusan strategis untuk mendepak pelatih kepalanya saat ini, Adi Hutter.

Dikutip dari L’Équipe, manajemen AS Monaco berniat memecat mantan pelatih Eintracht Frankfurt dan Borussia Monchengladbach tersebut paling lambat dalam waktu tujuh puluh dua jam ke depan.

Keputusan ini muncul hanya beberapa jam setelah klub berjuluk Les Monegasques itu bermain imbang 2–2 dengan OGC Nice pada pekan ketujuh Ligue 1 Prancis.

Hasil imbang tersebut membuat Monaco tercatat tidak pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi. Dua laga sebelumnya, Monaco bermain imbang 2–2 dengan Manchester City dan menelan kekalahan 1–3 dari Lorient.

Bila melihat capaian Monaco musim ini, sejatinya Hutter tidak sepenuhnya gagal. Pasalnya, di Ligue 1, Les Monegasques masih bertengger di peringkat lima dengan poin tiga belas, hanya berjarak tiga poin dari PSG yang berada di puncak klasemen.

Di UEFA Champions League, Monaco memang masih tertahan di peringkat tiga puluh dengan hanya mengoleksi satu poin. Namun, mereka masih memiliki peluang besar dalam enam pertandingan tersisa untuk meloloskan diri ke babak berikutnya.

Selain itu, selama dua musim menukangi Monaco, Hutter juga selalu berhasil membawa timnya finis di tiga besar. Pada musim 2023/2024, Monaco finis di peringkat kedua, dan pada musim berikutnya tim yang bermarkas di Stade Louis II tersebut turun satu strip ke peringkat tiga.

Pelatih asal Austria itu juga sukses membawa Monaco tampil di kompetisi tertinggi antarklub Eropa, yaitu UCL, untuk pertama kalinya pada musim 2024/2025 sejak terakhir kali pada musim 2018/2019. Monaco tersingkir di babak playoff enam belas besar dari Benfica pada UCL musim lalu.

Di samping prestasi kolektif, pada musim ini Adi Hutter juga menuai apresiasi atas keberhasilannya memanfaatkan Ansu Fati. Pemain pinjaman dari Barcelona tersebut tampil moncer musim ini dengan catatan enam gol di semua kompetisi.

Meskipun belum mengeluarkan pengumuman resmi tentang pemecatan Hutter, manajemen Monaco telah mengeksplor pasar untuk mencari kandidat pengganti yang dianggap ideal untuk mengisi posisi pelatih berusia 55 tahun itu.

Nama mantan pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic, mengemuka ke publik dan, dikutip dari L’Équipe, menjadi prioritas manajemen untuk mengambil alih posisi Hutter di kursi panas Les Monegasques. Presiden klub, Dymitri Ribolovlev, bahkan dikabarkan meninjau langsung berkas Terzic.

Edin Terzic merupakan pelatih berusia 42 tahun yang dinilai fenomenal. Meskipun relatif baru dan minim pengalaman di dunia kepelatihan, ia sukses menorehkan prestasi selama menukangi Borussia Dortmund.

Selama dua setengah musim menjadi nakhoda Die Borussen, Terzic mengantarkan tim tersebut menjuarai DFB Pokal pada musim 2021/2022 dan tampil di final UEFA Champions League musim 2023/2024 sebelum akhirnya dikalahkan Real Madrid dengan skor 0–2.

Pelatih berdarah Jerman dan Kroasia itu telah menganggur selama hampir satu setengah tahun, tercatat sejak mengumumkan berpisah dengan Borussia Dortmund pada musim 2023/2024.

Dilansir dari media Prancis L’Équipe, Edin Terzic tengah mempertimbangkan pendekatan dari AS Monaco sebelum memutuskan menerima tantangan melatih di luar Jerman untuk pertama kalinya.

Apabila Terzic menerima tawaran dari Monaco, ia akan mengemban tugas berat untuk mengantarkan klub tersebut mengakhiri dahaga gelar yang telah berlangsung selama hampir sembilan tahun.

Tak hanya itu, Terzic juga memiliki tanggung jawab besar untuk memaksimalkan potensi para pemain muda yang menjadi bagian penting dari proyek Monaco. Ia tak asing dengan tugas tersebut, mengingat di Dortmund ia pernah mengasah bakat-bakat besar seperti Haaland dan Bellingham.***

Editor : Eli Kustiyawati
#borussia mönchengladbach #as monaco #Ligue 1 Prancis #eintracht frankfurt