Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Barcelona Alami Kekalahan Dalam Dua Laga Beruntun, Apakah Sudah Saatnya Hansi Flick Ubah Strategi?

Yosep Awaludin • Selasa, 7 Oktober 2025 | 11:20 WIB
Raut kecewa Hansi Flick dan Robert Lewandowski saat Bercelona mengalami kekalahan 4-1 dari Sevilla.
Raut kecewa Hansi Flick dan Robert Lewandowski saat Bercelona mengalami kekalahan 4-1 dari Sevilla.

RADAR BOGOR - Setelah mengalami kekalahan saat menghadapi PSG di Liga Champions, kini Barcelona kembali alami kekalahan saat menghadapi Sevilla pada pekan ke-8 La Liga dengan skor telak 4-1.

Hasil buruk ini jelas menimbulkan pertanyaan apa yang sebenarnya terjadi pada Barcelona? apakah sudah tiba waktunya bagi Hansi Flick memikirkan untuk mengubah strategi timnya?

Hasil pertandingan menghadapi Sevilla tentunya sangat mengecewakan bagi para fans Barcelona, karena laga ini seharusnya menjadi momen bagi Barcelona untuk bangkit mengejar Real Madrid di klasemen La Liga.

Dilansir dari video YouTube yang di unggah oleh CBS Sporst Golazo, taktik garis pertahanan tinggi yang konsisten diterapkan Barcelona digambarkan sebagai sesuatu yang 'gila' (absolute crazy) dan sudah menjadi masalah yang berulang-ulang, seolah 'rekaman rusak'.

Menurut salah satu pengamat sepakbola dari CBS Sports Golazo, Nigel Reo Coker, garis pertahanan Barcelona yang terlalu tinggi ini telah memberikan 'cetak biru' yang mudah bagi klub mana pun.

Terutama tim-tim yang memiliki kecepatan dan kemampuan penyelesaian akhir yang klinis, untuk menciptakan peluang dan mencetak gol ke gawang Barcelona.

Nigel juga menambahkan bahwa, terdapat kesamaan yang mencolok antara gol kedua yang bersarang di gawang Barcelona dengan gol kemenangan PSG di Liga Champions, yang mengindikasikan adanya satu pola kelemahan mendasar pada strategi pertahanan Barcelona.

Meskipun demikian, dilansir dari pengamat sepakbola lain yaitu Phil Kitromilides melalui video YouTube CBS Sports Golazo, Hansi Flick diperkirakan tidak akan bernegosiasi atau mengubah filosofi garis pertahanan tingginya.

Karena ini adalah cara bermain yang ia anggap tidak bisa ditawar dan merupakan dasar kesuksesan Barcelona di musim lalu.

Menurut Phil Kitromilides, keberhasilan Barcelona musim lalu lebih didasarkan pada kemampuan mereka untuk mengungguli lawan dengan mencetak lebih banyak gol.

Mereka telah mencatatkan 102 gol di La Liga berbanding 39 gol yang mereka kebobolan. Artinya, pertahanan yang rentan ditutupi oleh daya gedor yang luar biasa.

Phil lewat wawancaranya bersama tim CBS Sports Golazo juga menambahkan, semua pemain Barcelona tampil di bawah standar pada saat menghadapi Sevilla, kalah dalam duel-duel, dan gagal dalam mengontrol permainan.

Bagi Sebagian pengamat sepakbola ataupun fans Barcelona, absennya Lamine Yamal, Rapinha, Fermin Lopez dan Joan Garcia merupakan salah satu faktor dari kekalahan yang terjadi saat menghadapi Sevilla.

Namun menurut Nigel dalam video YouTube CBS Sports Golazo, masalah absennya beberapa pemain seperti Lamine, Rapinha dan Garcia dinilai hanya sebagai sedikit alasan, karena susunan 11 pemain pertama yang diturunkan Flick hari itu masih cukup kuat untuk meraih kemenangan atas Sevilla.

Dilansir dari pengamat sepak bola lain yaitu Christina Unkel dalam video yang diunggah pada YouTube CBS Sports Golazo, keputusan penalti yang diberikan untuk Sevilla dianggap 'sangat murah hati' dan menjadi salah satu katalis yang mengubah jalannya pertandingan.

Terlepas dari kontroversi keputusan wasit yang memberikan penalti untuk Sevilla, menurut Nigel, Sevilla memang pantas memenangkan pertandingan tersebut karena tampil lebih agresif, dan menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan Barcelona.

Pada akhirnya, semua mata kini tertuju pada Hansi Flick. Apakah ia akan tetap mempertahankan strategi high defensive line yang sudah menjadi ciri khasnya, atau justru melakukan penyesuaian demi kestabilan tim?

Satu hal yang pasti, dua kekalahan beruntun ini menjadi ujian besar bagi Flick dalam menjaga kepercayaan fans dan manajemen Barcelona di musim ini. (Zaidan/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#barcelona #la liga #Hansi Flick