RADAR BOGOR - Tim nasional atau Timnas Indonesia akan memulai langkahnya dalam kualifikasi babak keempat Piala Dunia 2026 dengan menghadapi negara peringkat 59 FIFA, Arab Saudi.
Mengingat statusnya sebagai laga pembuka, kemenangan atau setidaknya hasil imbang menjadi misi yang dibawa oleh Timnas Indonesia dari lawatannya ke Arab Saudi demi memuluskan jalan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya di Piala Dunia.
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert membawa armada terbaiknya dari berbagai lini untuk menghadapi tim asuhan Herve Renard tersebut. Timnas juga dibekali modal positif berupa kemenangan atas Arab Saudi pada pertemuan terakhir.
Keduanya bertemu terakhir kali pada kualifikasi ronde ketiga di bulan November 2024 lalu dimana Indonesia yang masih ditangani oleh Shin Tae-yong menaklukkan Arab Saudi melalui dua gol dari Marselino Ferdinan.
Namun, laga ini berbeda untuk Indonesia, pasalnya mereka akan menghadapi Arab Saudi tidak hanya dengan pelatih baru, melainkan juga dengan kedatangan tenaga tambahan pada beberapa sektor.
Milliano Jonathans, Mauro Zijlstra, Ole Romeny, dan Dean James menjadi empat nama baru yang akan memperkuat Indonesia dalam laga menghadapi Arab Saudi pada kesempatan kali ini, setelah absen dalam pertemuan terakhir November tahun lalu.
Di antara beberapa lini yang menjadi pembicaraan, posisi penjaga gawang tentunya menjadi sektor yang paling krusial mengingat lawan yang akan dihadapi adalah tim dengan peringkat yang superior.
Keberadaan kiper yang andal dan terpercaya di bawah mistar gawang tentunya menjadi kunci untuk mengamankan poin pada laga ini, terlebih pertahanan Indonesia selalu kelimpungan tiap kali menghadapi lawan dengan postur tinggi besar.
Meskipun begitu, dinamika untuk posisi kiper tim nasional Indonesia dapat dikatakan tidak berjalan dengan mengenakkan untuk Kluivert, pasalnya dua kiper utama tidak seratus persen fit untuk tampil dalam laga ini.
Emil Audero yang sempat berada dalam skuad dipastikan menepi pada pertandingan kali ini dengan memperhitungkan resiko cedera yang ia dapatkan kala membela Cremonese di Serie A.
Posisi Audero digantikan oleh dua kiper liga Indonesia, yakni Ernando Ari Sutaryadi yang membela Persebaya Surabaya dan Reza Arya Pratama yang merupakan kiper andalan PSM Makassar.
Kedua nama ini bukan nama yang asing di tim nasional. Ernando rutin mengisi daftar skuad Kluivert sebagai kiper pilihan ketiga, sementara itu Reza Arya pernah dua kali dipanggil ke tim nasional semasa Shin Tae-yong masih menjabat.
Bukan tidak mungkin bahwa dua nama ini menjadi kiper yang akan diturunkan dalam laga melawan Arab Saudi, namun melihat pentingnya laga ini, Kluivert kemungkinan besar akan mengambil nama yang lebih berpengalaman.
Sementara itu, Maarten Paes yang sembilan minggu mengalami cedera, telah kembali berlatih dengan FC Dallas dan menyatakan siap untuk membela tim nasional pada laga menghadapi Arab Saudi, bahkan ia telah berada dalam bangku cadangan pada laga Dallas menghadapi LA Galaxy.
“Saya telah menandai merah agenda ini dan saya pikir ini adalah momen yang tepat untuk kembali setelah sembilan minggu mengalami cedera,” tutur kiper 27 tahun tersebut.
Meskipun begitu, Paes juga mengaku beberapa kali masih merasakan ketidaknyamanan pada jaringan perutnya. Hal inilah yang membuatnya diragukan untuk tampil, kendati dirinya menjadi opsi terbaik yang tersedia.
“Terkadang saya mengalami sedikit kekakuan pada jaringan perut, namun saya masih merasa luar biasa,” ujar Maarten Paes sebagaimana dikutip dari laman media sosial Instagram FC Dallas @fcdallas.
Satu kiper lain yang juga menjadi opsi bagi Patrick Kluivert adalah kiper andalan Borneo Samarinda FC, Nadeo Argawinata, yang juga memiliki pengalaman melimpah bersama tim nasional. 24 caps total dimiliki kiper asal Kediri tersebut.
Bersama Borneo FC yang merupakan pemuncak klasemen sementara Super League, Nadeo tampil sebagai salah satu aktor utama dengan mencatatkan tiga cleansheet, persentase penyelamatan senilai 88 persen, dan hanya kebobolan tiga gol sejauh ini.
Melihat pengalamannya untuk tim nasional serta performanya yang on fire di liga, Nadeo menjadi nama yang paling memungkinkan untuk diturunkan bila Patrick Kluivert tidak mau mengambil risiko untuk terlalu dini memainkan Paes yang masih berada dalam tahap pemulihan.
Penampilan terakhir Nadeo bersama tim nasional terjadi pada kekalahan 1-5 dari Irak dimana kiper 28 tahun tersebut menuai kritik tajam atas performanya pada laga itu. Namun, laga melawan Arab Saudi bisa menjadi momentum baginya untuk memulihkan kredibilitasnya.
Laga Indonesia menghadapi Arab Saudi akan dihelat di Alinma Stadium, Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis, 9 Oktober 2025, pukul 00.15 waktu Indonesia barat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga