RADAR BOGOR - Barcelona mulai mengeksplor pasar untuk menemukan striker baru pada musim depan, pasalnya kontrak dari striker andalannya saat ini Robert Lewandowski akan tandas pada tahun depan.
Peluang Lewandowski dan Barcelona memperpanjang kerja sama juga terbilang minim, melihat usia striker asal Polandia tersebut yang akan menginjak 38 pada tahun depan, serta tren penurunan performa yang ditunjukkan oleh eks striker Bayern Munich itu.
Musim lalu, Lewandowski masih mampu mengemas 42 gol di semua kompetisi untuk Barcelona yang menempatkannya sebagai pemain tertajam dalam tim. Ia bahkan hanya kalah dari Kylian Mbappe dalam daftar topskorer La Liga.
Sementara pada musim ini, Lewandowski baru mengemas empat gol dari sembilan laga di semua kompetisi. Hansi Flick juga mulai memperlihatkan kecenderungan untuk mengurangi keterlibatan Lewandowski di lapangan.
Pada musim ini, Lewandowski hanya tampil sebagai starter sebanyak empat kali dari total sembilan laga di seluruh kompetisi. Flick beberapa kali memilih untuk menempatkan Ferran Torres atau Marcus Rashford pada posisi ujung tombak.
Keputusan Flick dapat dipahami sebagai upayanya untuk mempersiapkan Barcelona bermain tanpa Lewandowski pada musim depan. Tak hanya itu, ia juga membiasakan timnya untuk bermain tanpa striker murni manakala manajemen Barca gagal menemukan pengganti ideal.
Barcelona dikaitkan dengan beberapa nama besar untuk menggantikan Robert Lewandowski musim depan. Nama yang menguap ke permukaan adalah striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, dan striker Manchester City, Erling Haaland yang merupakan impian Joan Laporta.
Namun, dua nama tersebut dinilai sulit diboyong ke Nou Camp mengingat harganya yang selangit, terlebih Barcelona juga masih tidak berada dalam neraca keuangan yang memungkinkan untuk mewujudkan transfer besar.
Walhasil, nama Etta Eyong, striker Levante dan tim nasional Kamerun menjadi salah satu opsi alternatif yang santer diperbincangkan akan berseragam Blaugrana musim depan.
Pemain 21 tahun tersebut tengah dalam masa onfire dengan torehan lima gol dan tiga assist hingga pekan ke-delapan La Liga. Ia berada dalam posisi tiga pada daftar topskorer, hanya kalah dari Kylian Mbappe dan Julian Alvarez.
Etta Eyong sendiri baru didatangkan oleh Levante pada awal musim ini dengan biaya tiga juta euro dari sesama klub La Liga, Villareal. Musim lalu ia mencatatkan empat penampilan untuk Villareal dengan mencatatkan satu gol.
Dilansir dari media Spanyol berbahasa Inggris, Football Espana, Etta Eyong memiliki klausul rilis senilai tiga puluh juta euro, namun terdapat detail yang memungkinkan Barcelona membayar dengan nominal yang lebih terjangkau.
Detail tersebut menyebutkan bahwa Levante harus menerima tawaran senilai lima belas juta euro atau lebih untuk Eyong atau mereka harus mengkompensasi keuntungan dari potensi penjualan kepada Villareal yang merupakan klub Eyong sebelumnya.
Eyong sendiri bukan nama baru dalam perbincangan Barcelona, pasalnya ia pernah dikaitkan dengan tim asal Catalan tersebut pada jendela transfer musim panas lalu saat dirinya masih memperkuat Villareal dan klausul rilisnya masih senilai tiga juta euro.
Namun, transfer gagal terealisasi karena tampaknya Blaugrana tak menunjukkan keyakinan penuh pada Eyong, dan pada akhirnya El Barca lebih memilih untuk meminjam striker yang lebih berpengalaman, Marcus Rashford.
Melihat musim yang masih sangat panjang, belum ada pergerakan konkret yang dilakukan oleh Barcelona untuk menggaet Eyong atau striker baru lain. Tak menutup kemungkinan bahwa Blaugrana baru akan bergerak mendekati bursa transfer.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga