Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kejurkot Bulutangkis PBSI Kota Bogor 2025, Ratusan Atlet Muda Berebut Tiket Piala Bergilir Dedie Rachim

Dede Supriadi • Senin, 13 Oktober 2025 | 13:49 WIB
454 atlet muda dari 19 klub bulutangkis di Kota Bogor berlaga dalam Kejurkot Bulutangkis PBSI Kota Bogor 2025.
454 atlet muda dari 19 klub bulutangkis di Kota Bogor berlaga dalam Kejurkot Bulutangkis PBSI Kota Bogor 2025.

RADAR BOGOR - Sebanyak 454 atlet muda dari 19 klub bulutangkis Kota Bogor berlaga dalam ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis PBSI Kota Bogor 2025.

Kejuaraan yang diadakan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia ini berlangsung dari 13 hingga 17 Oktober 2025 di GOR Krida Giri, Kecamatan Tanah Sareal.

Selain menjadi kegiatan tahunan, Kejurkot Bulutangkis menjadi ajang untuk menemukan dan mengembangkan bibit unggul yang bisa disiapkan untuk berbagai kompetisi mulai dari tingkat provinsi hingga nasional.

Ketua PBSI Kota Bogor, Muzakkir, menyebutkan bahwa tahun ini Kejurkot akan mempertandingkan sebanyak 362 nomor, dari kelompok usia pradini hingga taruna, yang mencakup usia antara 8 hingga 18 tahun.

“Tahun ini kami melibatkan 20 klub di Kota Bogor. Klub yang mengumpulkan medali terbanyak akan menerima Piala Bergilir Dedie A Rachim yang baru kami luncurkan tahun ini,” ungkap Muzakkir.

Para juara juga akan menerima uang pembinaan, medali, dan sertifikat untuk juara 1, juara 2, dan dua juara 3 bersama.

Muzakkir menambahkan, atlet yang menonjol dari Kejurkot ini akan disiapkan untuk mewakili Kota Bogor dalam Kejurprov, Porda, dan Porprov Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Anas Rasmana, memuji respons cepat PBSI dalam membina generasi atlet bulutangkis setelah Porda.

“PBSI bergerak cepat. Begitu Porda Jawa Barat selesai, mereka langsung mempersiapkan regenerasi atlet," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Anas menyoroti peningkatan prestasi Kota Bogor, dimana medali emas naik dari 22 menjadi 24, dan medali perak dari 22 menjadi 28. "(Prestasi) ini sangat mengesankan," tambahnya.

Anas juga mendorong para atlet muda untuk tetap bersemangat dalam menekuni karier di dunia olahraga.

“Jika pelajar bisa menjadi atlet dan pada saat bersamaan memiliki masa depan yang cerah, kenapa tidak? Atlet berprestasi saat ini dapat meraih pendapatan yang besar. Juara Porprov bisa mendapatkan 100 juta, bahkan juara PON dapat mencapai 1 miliar,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, menilai Kejurkot Bulutangkis sebagai langkah strategis dalam persiapan menuju Porprov 2026 yang akan diselenggarakan pada bulan November 2026.

“Ini adalah langkah positif dari PBSI Kota Bogor. Kejuaraan berjenjang seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan prestasi di masa mendatang. Kami menargetkan tiga medali emas dari cabang bulutangkis dalam Porprov mendatang,” jelas Dedy.

Dia juga menambahkan bahwa partisipasi tahun ini meningkat 30 persen dibanding dua tahun sebelumnya, menandakan antusiasme dan potensi pemain bulutangkis di Kota Bogor semakin meningkat.

“Kekalahan di Porda 2022 menjadi dorongan. Sekarang saatnya PBSI bangkit dan bersaing di Porprov 2026. Kita semua memiliki semangat yang sama," tutupnya. (ded)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #bulutangkis #kejuaraan