Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Marco Bezzecchi Dihukum Double Long Lap Usai Tabrakan dengan Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025

Gabriel Anderson Nainggolan • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 05:11 WIB
Marco Bezzecchi MotoGP
Marco Bezzecchi MotoGP

RADAR BOGOR – Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, resmi dijatuhi hukuman double long lap penalty oleh FIM MotoGP Stewards setelah dinyatakan bersalah menyebabkan tabrakan dengan Marc Marquez dalam balapan MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika.

Insiden itu terjadi pada lap pertama ketika Bezzecchi kehilangan kendali saat memasuki tikungan ketujuh dan menabrak bagian belakang motor Marquez. Keduanya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Menurut laporan resmi dari situs MotoGP, Bezzecchi terlambat mengerem ketika rombongan pembalap masih rapat pada lap pembuka.

Kontak antara kedua motor membuat Marquez terpental cukup keras ke area gravel trap dan mengalami cedera serius di bahu kanan.

Sementara itu, Bezzecchi juga terseret cukup jauh ke gravel, namun tidak mengalami cedera berat.

Balapan sempat dilanjutkan, tetapi perhatian publik langsung tertuju pada kondisi kedua pembalap tersebut, terutama Marquez yang terlihat kesakitan saat meninggalkan lintasan.

Setelah insiden itu, tim medis MotoGP memastikan bahwa Marc Marquez mengalami cedera bahu kanan yang cukup parah akibat benturan keras di gravel.

Marquez kemudian menjalani pemeriksaan lanjutan dan dijadwalkan menjalani operasi untuk memulihkan kondisinya.

Ia pun dipastikan absen di seri Australia dan Malaysia, yang membuat peluangnya dalam perebutan posisi klasemen sementara ikut terganggu.

Di sisi lain, Bezzecchi hanya mengalami luka ringan dan dinyatakan fit untuk mengikuti seri berikutnya di Phillip Island.

FIM MotoGP Stewards semula tidak langsung menjatuhkan sanksi setelah GP Indonesia karena Bezzecchi sedang dalam perawatan medis dan tidak dapat menghadiri sidang investigasi.

Sidang kemudian digelar pada Kamis (16/10) di Phillip Island menjelang GP Australia.

Setelah meninjau rekaman balapan dan mendengarkan penjelasan dari pihak Bezzecchi serta tim Aprilia, panel Stewards memutuskan untuk memberikan hukuman double long lap penalty atas pelanggaran riding irresponsibly atau mengendarai secara tidak bertanggung jawab hingga menyebabkan kecelakaan dengan pembalap lain.

Penalti tersebut diperberat menjadi dua kali long lap karena Bezzecchi telah memiliki catatan pelanggaran sebelumnya di musim ini, yakni insiden dengan Fabio Quartararo pada GP Argentina.

Berdasarkan peraturan FIM, pelanggaran berulang dengan kategori serupa akan otomatis meningkatkan tingkat hukuman, termasuk dari single menjadi double long lap penalty.

Sanksi ini akan dijalankan Bezzecchi pada balapan MotoGP Australia. Jika ia tidak start atau gagal menyelesaikan balapan karena alasan di luar insiden, hukuman akan tetap dibawa ke seri berikutnya.

Menanggapi keputusan tersebut, Bezzecchi menyatakan bahwa dirinya menerima sanksi dengan lapang dada.

Dalam wawancaranya dengan media, ia berkata, “I respect it and accept it. I made a mistake and I have to learn from it.”

Ia mengakui bahwa insiden tersebut murni akibat kesalahan penilaian dalam memperkirakan jarak pengereman dan tidak ada unsur kesengajaan untuk menyerang Marquez.

Bezzecchi juga menyesalkan bahwa akibat kecelakaan itu, Marquez harus mengalami cedera serius.

Bezzecchi juga menyoroti kondisi lintasan di area gravel Mandalika, yang menurutnya memiliki step atau perbedaan tinggi antara aspal dan jalur run-off.

Ia berpendapat bahwa desain lintasan seperti itu memperparah dampak tabrakan karena membuat pembalap terpental lebih keras saat terjatuh.

Meskipun begitu, ia menegaskan tidak akan menjadikan hal itu sebagai alasan untuk membela diri dan siap menjalankan hukuman yang telah dijatuhkan kepadanya.

Baca Juga: Targetkan 5 Emas di Porprov 2026, Haris Setiawan Kembali Pimpin Muaythai Kabupaten Bogor

Dari sisi performa, hukuman double long lap ini akan berdampak besar terhadap peluang Bezzecchi dalam balapan di Phillip Island.

Berdasarkan simulasi kecepatan, dua kali long lap bisa membuatnya kehilangan waktu sekitar 6–8 detik dan berpotensi turun beberapa posisi di klasemen balapan.

Namun, ia berjanji akan tetap tampil maksimal untuk menebus kesalahannya. “Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menutup kehilangan waktu dan menunjukkan bahwa saya bisa balapan lebih bersih,” ujarnya.

Keputusan Stewards ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pembalap mengenai pentingnya menjaga keselamatan di lap pertama ketika jarak antar motor masih sangat rapat dan potensi kontak sangat tinggi.

FIM menegaskan bahwa tindakan Bezzecchi dikategorikan sebagai kesalahan serius, bukan kecelakaan balapan biasa (racing incident), karena adanya kelalaian dalam pengendalian motor.

Dengan absennya Marquez dan hukuman untuk Bezzecchi, dinamika persaingan antar pembalap top di sisa musim MotoGP 2025 pun diperkirakan akan berubah.

Insiden antara Bezzecchi dan Marquez di Mandalika menjadi salah satu momen paling disorot musim ini.

Selain berdampak pada klasemen dan jadwal pembalap, kejadian ini menyoroti kembali isu keselamatan di lintasan serta pentingnya evaluasi desain sirkuit, khususnya di area run-off.

Sementara itu, Bezzecchi bertekad untuk belajar dari kesalahannya dan kembali menunjukkan performa positif di balapan berikutnya.

Para penggemar berharap Marc Marquez segera pulih agar bisa kembali bersaing di lintasan MotoGP secepatnya.***

Editor : Eli Kustiyawati
#marc marquez #Marco Bezzecchi #motogp