Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Baru 39 Hari Melatih, Ange Postecoglou Dipecat Nottingham Forest Usai Kalah dari Chelsea

Yosep Awaludin • Selasa, 21 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Ekspresi kecewa Ange Postecoglou di pinggir lapangan saat memimpin Nottingham Forest menghadapi Chelsea
Ekspresi kecewa Ange Postecoglou di pinggir lapangan saat memimpin Nottingham Forest menghadapi Chelsea

RADAR BOGOR - Nottingham Forest resmi memecat pelatih mereka, Ange Postecoglou, hanya delapan pertandingan sejak ia ditunjuk.

Dikutip dari The Athletic, keputusan ini diumumkan tak lama setelah Nottingham Forest kalah 0-3 dari Chelsea di City Ground, pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025.

Kekalahan itu menambah daftar hasil buruk Nottingham Forest di bawah Postecoglou, yang belum sekalipun meraih kemenangan.

Dalam total 39 hari masa kepemimpinannya, ia hanya mencatat dua hasil imbang dan enam kekalahan.

Catatan itu menjadikannya sebagai pelatih dengan masa jabatan tersingkat kedua dalam sejarah Premier League, hanya kalah dari Sam Allardyce yang memimpin Leeds United selama 30 hari pada 2023.

Postecoglou baru ditunjuk pada 9 September lalu untuk menggantikan Nuno Espirito Santo, yang hengkang dari klub bulan sebelumnya.

Menariknya, Nuno justru langsung mendapat pekerjaan baru sebagai pelatih West Ham United tak lama kemudian.

Sejak datang, mantan Pelatih Tottenham Hotspur itu memang menghadapi situasi sulit. Nottinggam Forest langsung tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah dari Swansea City, tim yang bermain di kasta kedua.

Sementara di Premier League, Nottingham Forest hanya mampu mengumpulkan satu poin dari lima pertandingan.

Hasil itu membuat Forest terdampar di peringkat ke-17 klasemen sementara, hanya satu poin di atas zona degradasi. Tak hanya di liga, performa mereka di Eropa juga belum meyakinkan.

Forest memulai kampanye Liga Europa mereka dengan hasil imbang 2-2 melawan Real Betis dan kalah 2-3 dari Midtjylland.

Itu menjadi pengalaman pertama klub tampil di kompetisi Eropa dalam 30 tahun terakhir, sayangnya tidak berjalan sesuai harapan.

Tekanan terhadap Postecoglou semakin besar setelah pendukung Forest mulai menunjukkan kekecewaan mereka.

Dalam beberapa laga terakhir, terdengar nyanyian “sacked in the morning” dari tribun penonton, yang artinya “kamu akan dipecat besok pagi".

Pihak klub kemudian merilis pernyataan resmi. “Setelah serangkaian hasil dan performa yang mengecewakan, Ange Postecoglou resmi dibebastugaskan dari jabatannya sebagai pelatih kepala. Klub tidak akan memberikan komentar lebih lanjut untuk saat ini,” tulis klub.

Saat pertama kali ditunjuk, pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, menyebut Postecoglou sebagai sosok hebat yang diharapkan bisa membantu tim mencapai target jangka panjang. Namun, harapan itu tidak bertahan lama.

Sebelum datang ke Forest, Postecoglou meninggalkan Tottenham Hotspur pada musim panas lalu setelah dua musim di London Utara.

Ia sempat membawa Spurs menjuarai Liga Europa pada Mei 2024, trofi pertama klub itu dalam 17 tahun terakhir.

Sayangnya, performa buruk Spurs di Premier League musim berikutnya membuatnya dipecat setelah tim finis di posisi ke-17 dengan 22 kekalahan. Kini, sejarah serupa terulang bersama Nottingham Forest.

Pelatih asal Australia berusia 60 tahun itu sebenarnya punya rekam jejak panjang di dunia kepelatihan.

Ia pernah menukangi tim nasional Australia dan membawa mereka ke Piala Dunia 2014. Selain itu, ia juga sukses di Jepang bersama Yokohama F. Marinos dan di Skotlandia bersama Celtic.

Setelah pemecatan ini, Nottingham Forest dijadwalkan menghadapi Porto di laga Liga Europa berikutnya pada Kamis mendatang. Klub masih belum mengumumkan siapa yang akan menjadi pelatih sementara.

Postecoglou dikenal memiliki filosofi dan pendekatan permainan yang berbeda dari pelatih sebelumnya.

Namun, perubahan besar yang ia bawa tampaknya sulit diterima dalam waktu singkat oleh tim dan para pemain. (Raul/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#chelsea #Nottingham Forest #ange postecoglou