RADAR BOGOR - Manchester City berhasil bangkit dan menunjukkan taringnya di Stadion Etihad setelah meraih kemenangan penting 3-1 atas tamunya Bournemouth, sebuah hasil yang membawa mereka naik ke peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer.
Kemenangan ini adalah respons sempurna setelah kekalahan tandang mereka sebelumnya, menegaskan kembali ambisi Manchester City dalam perburuan gelar liga musim ini.
Tumpuan utama kemenangan Manchester City ini kembali berada di pundak striker sensasional mereka, Erling Haaland, yang sukses melesakkan dua gol dalam periode babak pertama.
Ketajaman dan insting mematikan pemain Norwegia ini sekali lagi terbukti menjadi pembeda krusial, mengubah peluang setengah matang menjadi ancaman yang tidak terhentikan bagi pertahanan lawan.
Gol pembuka Manchester City tercipta pada menit ke-17 melalui kecepatan dan finishing klinis Haaland, yang dilepaskan melalui umpan cerdik dari Rayan Cherki.
Aksi sang striker yang langsung berlari di belakang garis pertahanan tinggi Bournemouth menunjukkan pemahaman taktis yang mendalam tentang kelemahan lawan mereka pada sore itu.
Bournemouth sempat memberikan perlawanan mengejutkan dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-25 melalui Tyler Adams, memanfaatkan kesalahan antisipasi dari kiper City, Gianluigi Donnarumma.
Momen ini sempat memicu kontroversi dan protes keras dari kubu City yang merasa kiper mereka telah dilanggar, namun wasit memutuskan gol tersebut sah.
Namun, parity tersebut tidak bertahan lama. Haaland sekali lagi membuktikan statusnya sebagai predator kotak penalti dengan mencetak gol keduanya delapan menit kemudian, mengembalikan keunggulan tim tuan rumah.
Gol ini sekali lagi mengekspos strategi garis pertahanan tinggi Bournemouth yang diterapkan oleh manajer Andoni Iraola.
Analisis Match of the Day (MOTD) menyoroti secara detail kejeniusan taktis Pep Guardiola dalam menghadapi pendekatan pressing intens yang dibawa oleh Bournemouth.
Sang manajer Catalan tampaknya telah mempersiapkan timnya untuk mengeksploitasi kelemahan yang muncul di balik agresi pertahanan lawan.
Guardiola menginstruksikan para pemainnya untuk secara sengaja melakukan overload di area tengah lapangan, menarik keluar bek tengah dan gelandang bertahan Bournemouth dari posisi ideal mereka.
Pergerakan ini menciptakan ruang kosong yang sangat besar di area pertahanan lawan, yang menjadi kunci bagi pergerakan Haaland.
Sumbangan gol ketiga Manchester City datang dari fullback muda, Nico O’Reilly, yang melepaskan tembakan rendah nan akurat di menit ke-60.
Gol tersebut memperkuat posisi City dan menegaskan bahwa ancaman serangan mereka tidak hanya bergantung pada Haaland saja, melainkan datang dari berbagai sisi lapangan.
Performa fullback City, termasuk O'Reilly dan Matheus Nunes di sisi kanan, juga mendapat pujian khusus karena peran ganda mereka dalam memberikan lebar serangan sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan dalam duel bertahan satu lawan satu.
Pasca pertandingan, manajer Bournemouth Anthony tetap menyatakan kepuasannya terhadap kinerja timnya secara keseluruhan, meskipun mengakui bahwa mereka dihukum oleh kualitas individu luar biasa yang dimiliki City.
Ia menerima bahwa risiko adalah bagian dari gaya bermain menekan yang mereka terapkan di lapangan.
Pep Guardiola sendiri memberikan pujian tinggi kepada Haaland, yang ia sebut sebagai pemain yang "penuh tekad" dan "menentukan".
Kemenangan ini mengantarkan Manchester City untuk menjadi penantang terdekat Arsenal di puncak klasemen.
Dengan dua gol terbarunya, Erling Haaland kini mencatatkan 98 gol dalam hanya 107 penampilan untuk klub dan tim nasional, sebuah statistik mencengangkan yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia saat ini.
Ia diprediksi hanya tinggal menunggu waktu untuk memecahkan rekor 100 gol tercepat di kompetisi tersebut.
Meskipun ada beberapa kritik kecil tentang lini pertahanan Manchester City yang terkadang terlihat kurang solid, seperti yang disuarakan oleh para anali.
Kemenangan 3-1 yang meyakinkan ini mengirimkan pesan kuat ke seluruh Liga Primer. Manchester City telah kembali ke performa terbaik mereka, dan siap untuk bersaing sengit dalam perebutan gelar. (arif/BSI)
Editor : Yosep Awaludin