Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Telan Kekalahan Perdana, Garudayaksa FC Tetap Kokoh di Puncak Klasemen Championship

Muhammad Ruri Ariatullah • Jumat, 7 November 2025 | 22:10 WIB
Garudayaksa FC menjamu Sumsel United (hitam) di pekan ke-9 Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, CIbinong, Jumat (7/11).
Garudayaksa FC menjamu Sumsel United (hitam) di pekan ke-9 Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, CIbinong, Jumat (7/11).

RADAR BOGOR — Rekor tak terkalahkan Garudayaksa FC di Grup A Pegadaian Championship 2025/2026 harus terhenti pada pekan ke-9 saat menjamu Sumsel United di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat 7 November 2025.

Tim berjuluk “Kesatria Garuda” itu harus menyerah dengan skor tipis 0-1 dari sang tamu.

Ironisnya, Sumsel United hanya bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-6 babak pertama, usai Agim Fariansyah terkena kartu merah.

Gol kemenangan Sumsel United ke gawang Garudayaksa FC dicetak oleh Kahar di menit 18.

Dalam delapan laga terakhir, Garudayaksa FC mereguk enam kemenangan dan dua kali imbang.

Meski kalah, mereka tetap memimpin klasemen Grup 1 dengan torehan 20 poin

Sedangkan bagi Sumsel United, tiga poin dari Pakansari membuat “The Fireball”-julukannya-menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup A dengan 14 poin.

Pelatih Garudayaksa FC, Khamid meminta maaf atas kekalahan perdana pasukannya di rumah sendiri.

“Pertama-tama, mohon maaf karena hari ini kami belum bisa memberikan tiga poin untuk para suporter,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

“Di awal pertandingan, kami cukup kebingungan, dan di babak pertama maupun kedua, apa yang kami coba lakukan belum berjalan maksimal. Performa kami tidak seperti yang diharapkan, dan itu yang terjadi di lapangan,” terangnya.

Meski kantongi kekalahan perdana di putaran pertama, Khamid menegaskan para pemain tetap fokus menatap putaran kedua.

“Saya ingin menegaskan bahwa fokus kami tetap pada perkembangan pemain. Beberapa pemain tampil cukup efektif hari ini, dan kami akan terus membawa semangat itu ke pertandingan-pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Pelatih Sumsel United, Nil Maizar mengungkapkan jika timnya harus berjuang dengan sepuluh pemain hingga akhir pertandingan.

“Kemenangan ini membuat kami lebih menyadari bahwa sepak bola itu susah diprediksi. Kami beruntung saja, karena Garudayaksa bermain bagus,” ujarnya.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menambahkan, Sumsel United memiliki motivasi untuk mengakhiri rekor tak terkalahkan Garudayaksa FC.

Apalagi ini merupakan laga terakhir di putaran pertama Championship.

“Saya bilang ke pemain harus bisa berpikiran positif. Karena akan mendapatkan energi positif juga. Kami bermain di kandang Garudayaksa menunjukkan perjuangan. Kemenangan ini menjadi modal kita di laga selanjutnya,” tukasnya. (rur)

Editor : Alpin.
#bogor #sumsel united #garudayaksa fc