Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Real Madrid Sulit Menang di Kandang Rayo Vallecano, Xabi Alonso Ungkap Penyebabnya

Yosep Awaludin • Selasa, 11 November 2025 | 13:40 WIB
Isi Palazon bersama Vinicius Junior di laga Rayo Vallecano vs Real Madrid.
Isi Palazon bersama Vinicius Junior di laga Rayo Vallecano vs Real Madrid.

RADAR BOGOR - Real Madrid harus puas membawa pulang satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Rayo Vallecano di Vallecas.

Meski tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, Los Blancos julukan Real Madrid, gagal mencetak gol hingga akhir pertandingan.

Hasil imbang itu memperpanjang catatan Real Madrid yang sudah empat tahun beruntun gagal menang saat bertandang ke markas Rayo Vallecano.

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, mengakui bahwa pertandingan berjalan sangat ketat dan timnya tidak mudah menembus pertahanan lawan. Ia menilai Vallecano selalu menjadi lawan sulit, terutama saat bermain di kandang sendiri.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk laga yang menuntut. Bermain di sini selalu sulit dalam beberapa tahun terakhir, dan hari ini pun sama," ujar Alonso dikutip dari Diario AS.

"Rayo membuat kami bekerja keras, permainan berlangsung cepat, dan ritmenya tinggi. Kami tidak bisa memecah kebuntuan, tapi pertahanan kami tetap solid,” katanya.

Menurutnya, hasil ini bukan karena Real Madrid bermain tanpa intensitas, melainkan karena ketatnya pertandingan.

Ia menilai para pemain sudah berjuang maksimal, namun keberuntungan belum berpihak pada timnya kali ini.

Tambahan satu poin ini membuat Real Madrid sudah dua laga beruntun gagal mencetak gol. Sebelumnya, mereka kalah 0-1 dari Liverpool di Liga Champions, hasil yang sempat memunculkan kekhawatiran tentang menurunnya efektivitas lini depan.

Meski begitu, Xabi Alonso mengaku tidak terlalu cemas. Ia menegaskan bahwa timnya masih berada di jalur yang benar dan hanya perlu lebih efisien dalam memanfaatkan peluang.

“Setelah laga di Anfield, kami ingin bermain sesuai dengan rencana kami. Di babak kedua tadi, sebenarnya pertandingan bisa berakhir dengan cara apa pun. Ini bukan soal mentalitas atau emosi, tapi memang tentang detail kecil di setiap laga La Liga,” jelas pelatih berusia 43 tahun itu.

Alonso juga menyoroti beberapa keputusan rotasi pemain yang ia ambil di laga ini. Salah satunya adalah keputusan untuk tidak menurunkan Trent Alexander-Arnold sejak awal pertandingan.

Posisi bek kanan kembali diisi oleh Fede Valverde, yang belakangan sering dipasang di sektor tersebut. Namun keputusan ini tak berjalan mulus, karena Valverde harus ditarik keluar akibat cedera di babak kedua.

“Fede sebenarnya dalam kondisi baik sebelum pertandingan. Sedangkan Trent masih butuh sedikit waktu lagi untuk mencapai kebugaran ideal. Kami harap selama jeda internasional nanti, dia bisa kembali bugar sepenuhnya,” kata Alonso.

Cedera Valverde menambah daftar pemain Real Madrid yang harus menepi karena masalah fisik. Sementara itu, Alexander-Arnold diharapkan bisa menjadi solusi begitu kembali fit sepenuhnya.

Dengan hasil imbang ini, Real Madrid harus segera bangkit jika tak ingin kehilangan posisi di papan atas klasemen La Liga.

Fokus tim kini tertuju pada laga berikutnya setelah jeda internasional, di mana mereka akan berusaha memutus tren tanpa gol yang sudah berlangsung dua pertandingan. (Raul/BSI)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Yosep Awaludin
#ditahan imbang #rayo vallecano #real madrid