Maverick Vinales Gaet Jorge Lorenzo sebagai Pelatih Performa demi Kembalikan Daya Saing di MotoGP 2026
Gabriel Anderson Nainggolan• Minggu, 23 November 2025 | 15:52 WIB
Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo.
RADAR BOGOR - Maverick Vinales membuat gebrakan besar jelang persiapan musim MotoGP mendatang dengan resmi menunjuk legenda MotoGP, Jorge Lorenzo, sebagai pelatih performanya. Keputusan ini diumumkan usai Vinales menyelesaikan masa pemulihan cedera bahu yang membuatnya absen lama dan menurunkan ritme kompetitifnya.
Langkah merekrut Lorenzo ini dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk mengembalikan Vinales ke level puncak. Sebagai mantan juara dunia, Lorenzo membawa pengalaman teknis, mental, dan balap yang sudah teruji serta relevan dengan kebutuhan MotoGP modern.
Kolaborasi ini akan menempatkan Lorenzo pada tiga fokus utama yakni persiapan fisik, pembinaan mental-strategis, dan pengembangan teknis untuk mendukung konsistensi performa Vinales sepanjang musim. Pendekatan ini dirancang untuk mencakup seluruh aspek pembalap profesional.
Dikutip dari laman MotoGP, Vinales menegaskan kehadiran Lorenzo memberikan peluang besar baginya untuk berkembang. Ia percaya bahwa pengalaman panjang Lorenzo dalam menghadapi tekanan, membaca situasi balap, dan mengambil keputusan krusial akan sangat membantunya di lintasan.
Lorenzo sendiri menyatakan bahwa tugas utamanya adalah mendampingi Vinales mencapai versi terbaiknya. Ia berkomitmen membangun sistem kerja yang berkelanjutan serta terstruktur agar perkembangan Vinales tidak hanya sesaat, tetapi berlangsung jangka panjang.
Di antara rencana yang disusun, aspek fisik menjadi salah satu perhatian penting. Vinales membutuhkan program pemulihan dan latihan yang lebih spesifik untuk mengatasi efek jangka panjang cedera bahu yang sebelumnya menghambat performanya.
Tak hanya itu, pendekatan mental juga menjadi bagian besar dalam paket kerja sama ini. Lorenzo akan membimbing Vinales dalam hal pengambilan risiko, pengendalian emosi, serta manajemen tekanan ketika menjalani kualifikasi dan balapan.
Untuk aspek teknis, Lorenzo dan timnya akan membantu analisis data, evaluasi tiap akhir pekan balapan, serta penyusunan strategi adaptif sesuai kondisi motor dan kompetisi yang semakin ketat di MotoGP.
Keputusan Vinales menggandeng Lorenzo juga menunjukkan ambisinya untuk kembali bersaing di papan atas. Dengan kombinasi pengalaman Lorenzo dan potensi besar yang dimiliki Vinales, banyak yang menilai kolaborasi ini berpeluang menciptakan lompatan performa signifikan.
Dengan seluruh persiapan ini, Vinales berharap dapat kembali menjadi ancaman serius di lintasan. Musim mendatang akan menjadi pembuktian apakah duet Vinales–Lorenzo mampu membawa hasil konkret dalam perebutan podium maupun gelar juara.