RADAR BOGOR - Ada kekhawatiran di dalam klub setelah keputusan mengejutkan Liverpool tentang menit bermain Mohamed Salah.
Pada Sabtu 6 Desember 2025, laman Bein Sports melaporkan bahwa Mohamed Salah tidak dimainkan dalam dua pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2024. Situasi ini menimbulkan banyak spekulasi tentang masa depannya.
Dugaan tersebut semakin diperkuat karena Mohamed Salah absen dari tim utama melawan West Ham dan hanya bermain sebagai pemain pengganti saat melawan Sunderland.
Arne S mulai membuat keputusan berani terkait pemain berusia 33 tahun itu, menurut banyak orang. Ketidakpastian yang ada semakin diperburuk oleh situasi Liverpool di liga.
Klub-klub Liga Pro Saudi langsung menanggapi ketegangan internal itu. Jika Salah memiliki kesempatan untuk melarikan diri, banyak tim Arab Saudi bersiap untuk mengajukan tawaran besar.
Meskipun jendela transfer musim dingin kali ini lebih singkat, mereka tampaknya sangat antusias.
Mohamed Salah dianggap oleh Arab Saudi sebagai tokoh internasional yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan citra liga mereka secara signifikan.
Sebagai pemain sepak bola Arab yang paling berpengaruh, dia menarik banyak klub dan federasi.
Selain itu, banyaknya kontrak pemain gelombang belanja pertama yang segera berakhir menciptakan peluang perekrutan yang luar biasa.
Dengan dukungan finansial besar dan skuad yang penuh dengan pemain bintang, Al Hilal dianggap memiliki kemampuan untuk menarik Salah. Namun, Al Qadsiah menunjukkan minat yang kuat dan siap berkompetisi jika ada kesempatan.
Memiliki struktur keuangan Liga Arab memungkinkan klub-klubnya bersaing untuk mendapatkan pemain kelas dunia.
Banyak orang melihat musim dingin ini sebagai kesempatan penting untuk memperbarui proyek mereka yang sangat ambisius. Untuk meningkatkan daya saing liga di seluruh dunia, salah juga menjadi target utama.
Untuk saat ini, Liverpool tetap mempertahankan Mohamed Salah sebagai simbol klub dan menunggu perkembangan berikutnya.
Namun, arah kariernya dapat berubah dengan cepat sebagai akibat dari performa tim yang menurun, menit bermain yang berkurang, dan ketertarikan besar dari Arab Saudi. Masa depan Salah juga berada di ambang bahaya. (***)
Editor : Yosep Awaludin