RADAR BOGOR—Jelang pertandingan pekan ke-19 Liga Inggris antara Liverpool dan Leeds United, Arne S berbicara tentang proses adaptasi beberapa pemain barunya. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat 2 Januari 2026 di Anfield.
Arne S menegaskan bahwa pemain baru Liverpool itu juga harus beradaptasi di luar lapangan, kata pelatih asal Belanda tersebut tentang proses adaptasi Florian Wirtz.
"Dia satu-satunya yang dapat memberikan jawaban atas pertanyaan itu, dan saya hanya dapat memberikan jawaban berdasarkan pengalaman saya sebagai orang tua atau setidaknya jauh lebih tua darinya!," kata Pelatih Liverpool Arne S.
Florian Wirtz dan pemain baru Liverpool menghadapi kesulitan untuk beradaptasi dengan permainan tim-tim Liga Inggris yang bermain dengan intensitas tinggi.
Arne S. mengatakan bahwa adaptasi terbesar ketika datang dari luar negeri adalah intensitas tinggi liga Inggris.
"Karena sekali lagi (melawan Wolverhampton Wanderers) bahkan ketika kami bermain sekali seminggu, Anda bisa melihat Hugo (Ekitike) mengalami kram setelah 70 atau 75 menit," ujarnya.
Florian tidak dikeluarkan karena dia bermain buruk, tetapi karena dia hampir tidak dapat berlari lagi.
"Itu menunjukkan tentang pemain baru yang telah kami datangkan dan bagaimana besarnya langkah untuk menyesuaikan diri dengan tingkat intensitas ini," kata Arne S.
Selain Florian Wirtz, ia juga membahas bagaimana Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez telah mengadaptasi sistem permainannya.
Pelatih 47 tahun itu percaya bahwa kualitas yang paling penting dari kedua pemain tersebut adalah kecepatan mereka.
"Kami harus melakukan satu perubahan di posisi itu karena Trent (Alexander-Arnold) pergi, dan itu tidak ideal bagi saya karena saya pikir Trent sangat penting bagi klub ini dan sangat penting bagi saya musim lalu," tuturnya.
"Ketika kami melihat opsi di bursa transfer, Jeremie adalah salah satu yang pertama kami perhatikan karena dia memiliki kecepatan... dia mirip dengan Conor (Bradley) dan Milos dan Robbo juga (Andy Robertson)," ujar Arne S.
Satu hal penting dalam menyerang adalah kecepatan. Jika Anda menghadapi penyerang seperti Paris Saint-Germain, Anda juga harus memiliki kecepatan itu.
"Tapi saya dapat menyebutkan banyak tim di Liga Inggris yang memiliki pemain sayap yang sangat, sangat, sangat cepat," katanya.
Dia juga menyatakan bahwa pemain-pemain baru Liverpool jelas bermanfaat. Namun, karena tidak semua dari mereka tersedia, semua masih dalam proses pengembangan. (***)
Editor : Yosep Awaludin