Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hampir Menyerah di Pelatnas, Atlet Dayung Asal Kota Bogor Ikballana Ikhsan Bersinar di SEA Games Debutnya

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 6 Januari 2026 | 13:34 WIB
Atlet dayung asal Kota Bogor Ikballana Ikhsan meraih tiga emas di SEA Games Thailand 2025.
Atlet dayung asal Kota Bogor Ikballana Ikhsan meraih tiga emas di SEA Games Thailand 2025.

RADAR BOGOR – Debut di ajang SEA Games kerap menjadi mimpi banyak atlet muda. Namun bagi Ikballana Ikhsan, panggung olahraga terbesar di Asia Tenggara itu sempat terasa jauh.

Di tengah pemusatan latihan nasional (Pelatnas), atlet dayung asal Kota Bogor ini bahkan nyaris menyerah. Sebab ia sempat tersingkir dari seleksi dan tak masuk dalam surat keputusan (SK) atlet untuk SEA Games.

Ikbal—sapaan akrabnya—mengaku momen jelang SEA Games itu jadi titik terendah sepanjang perjalanan sebagai atlet nasional. Status tanpa SK membuatnya kehilangan kepastian, termasuk soal penghasilan sebagai atlet.

“Sempat ngerasa, kayaknya enggak bisa nih buat masuk SEA Games. Hampir mau nyerah juga,” kata Ikbal kepada Radar Bogor, Selasa 6 Januari 2026.

Kondisi itu terjadi saat ia mengikuti seleksi cabang kano pada awal tahun. Ikbal memulai latihan sejak Januari, namun gagal menembus tim kano.

Situasi tersebut membuat mentalnya goyah. Di saat bersamaan, ia harus memikirkan masa depan, sementara statusnya di Pelatnas belum jelas.

Dukungan pelatih dan orang tua menjadi titik balik. Ikbal kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi cabang dragon boat atau traditional boat race (TBR). Keputusan itu menjadi awal kebangkitannya.

“Pelatih dan orang tua terus bilang, ‘bisa, kamu bisa’. Akhirnya saya coba lagi seleksi dragon boat, dan alhamdulillah masuk,” ujarnya.

Kepercayaan itu berbuah manis. Ikbal terpilih memperkuat tim nasional dragon boat Indonesia di SEA Games Thailand 2025.

Pada keikutsertaan pertamanya di ajang tersebut, ia langsung turun di tiga nomor dan seluruhnya berakhir dengan medali emas.

Ikbal menyumbang emas pada nomor Open Men 12 Crew jarak 200 meter dan 500 meter, serta nomor Mix 22 Crew jarak 500 meter.

Ia tampil satu tim bersama sang kakak, Yuda Firmansyah, yang lebih dulu menjadi langganan medali di ajang internasional.

“Bangga pasti. Ini SEA Games pertama, tapi langsung dapat juara. Senang saja rasanya,” kata Ikbal singkat.

Di usia 21 tahun, Ikbal terbilang pendatang baru di level elite. Ia mulai mengenal olahraga dayung pada 2018, mengikuti jejak sang kakak.

Debut kompetisinya dimulai dari Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), turun di nomor kano dua orang.

Perlahan, prestasinya menanjak. Ikbal menembus berbagai kejuaraan nasional hingga internasional.

Ia tercatat meraih enam medali emas dan satu perunggu pada PON Aceh–Sumatera Utara, serta meraih satu emas dan satu perunggu pada Kejuaraan Dunia Dragon Boat di Cina pada 2024.

Masuk Pelatnas sejak 2023, Ikbal kini berlatih di kawasan Danau Jatiluhur, Purwakarta, sembari tetap tercatat sebagai mahasiswa STKIP Pasundan Cimahi. Meski jadwal latihan padat, ia berupaya menyeimbangkan pendidikan dan karier olahraga.

Menurut Ikbal, tantangan terbesar bagi atlet muda bukan hanya soal fisik, tetapi mental bertanding dan ketahanan menghadapi tekanan seleksi.

Pengalaman hampir tersingkir di Pelatnas menjadi pelajaran berharga yang membentuk mentalnya hingga kini. “Sekarang dayung bukan cuma hobi, tapi sudah jadi profesi,” ujarnya.

Di SEA Games Thailand, Ikbal menyebut Thailand menjadi lawan terberat. Namun, tim Indonesia mampu unggul berkat daya tahan fisik dan akselerasi di fase akhir lomba. “Mereka biasanya ngegas di awal. Kita lebih kuat di akhir,” katanya.

Ke depan, Ikbal masih akan menjalani seleksi untuk sejumlah kejuaraan internasional, termasuk Asian Beach Games yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Ia menegaskan komitmennya untuk terus bertahan di olahraga dayung.

Bagi Ikballana Ikhsan, hampir menyerah di Pelatnas justru menjadi titik awal pembuktian. Dari keraguan hingga podium tertinggi SEA Games, perjalanan debutnya menjadi penanda lahirnya generasi baru atlet dayung asal Kota Bogor. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #sea games #atlet dayung