RADAR BOGOR - Real Madrid harus tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey setelah takluk 2-3 dari klub kasta kedua, Albacete Balompié, dalam laga di Estadio Carlos Belmonte pada Rabu (15/1).
Kekalahan tersebut menandai debut buruk pelatih baru Real Madrid, Álvaro Arbeloa, yang menggantikan Xabi Alonso hanya tiga hari sebelum pertandingan.
Teriakan bernada sindiran “Xabi…Xabi…Xabi…” menggema dari tribune pendukung Albacete, menyoroti keputusan Madrid mengganti Xabi Alonso dengan Arbeloa.
Respons suporter itu mencerminkan, peralihan pelatih tidak berjalan mulus bagi klub raksasa Spanyol tersebut.
Arbeloa menurunkan formasi 4-3-3 dengan komposisi terbaik yang tersedia.
Namun, upaya tersebut tidak mampu menghindarkan Real dari kekalahan yang kemudian dijuluki media Spanyol sebagai Albacetazo.
Arbeloa disebut mengakui bahwa seluruh keputusan strategi dan pergantian pemain berada di bawah tanggung jawabnya sendiri.
Dua Kompetisi Melayang dalam Sepekan
Kegagalan di Copa del Rey semakin memperpanjang tren negatif Madrid setelah sebelumnya kalah dari FC Barcelona pada final Supercopa de España, 12 Januari lalu.
Dalam dua pertandingan terakhir, Los Blancos selalu tertinggal lebih dulu, situasi yang memunculkan analisis bahwa pergantian pelatih bukan satu-satunya persoalan.
Pengamat sepak bola Spanyol, David Sanchez, menyampaikan kepada Marca bahwa persoalan Real Madrid tidak hanya terletak pada Xabi Alonso dan bahwa Arbeloa pun bukan solusi instan bagi performa tim.
Kapten Real Madrid, Dani Carvajal, disebut tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah tersingkir oleh klub Segunda División tersebut.
Ia menilai, kondisi tim berada pada titik terendah.
Carvajal juga menyampaikan komitmen untuk menebus kegagalan itu di dua kompetisi tersisa musim ini, yakni LaLiga dan Liga Champions, meski peluang juara belum bisa dipastikan.
Vinicius Junior Diserang Ejekan
Sorotan lain dalam laga tersebut jatuh pada performa Vinicius Junior.
Pemain asal Brasil itu tampil sejak awal dan tak ditarik keluar hingga pertandingan berakhir, meskipun sepanjang laga ia mendapat ejekan bernada rasis dari pendukung Albacete.
Arbeloa menghargai mentalitas Vinicius yang tetap bermain meski berada dalam tekanan tersebut.
Ia digambarkan menyebut, performa Vini bisa naik turun, tetapi ketangguhannya dalam situasi sulit patut diapresiasi. (ren/dns)
Capaian Real Madrid di Copa del Rey (2020–2026)
2025–2026
16 besar
Kalah 2-3 dari Albacete Balompié (2)
Pelatih: Álvaro Arbeloa
2024–2025
Runner-up
Kalah 2-3 AET dari FC Barcelona (1)
Pelatih: Carlo Ancelotti
2023–2024
16 besar
Kalah 2-4 AET dari Atletico Madrid (1)
Pelatih: Carlo Ancelotti
2022–2023
Juara
Menang 2-1 atas Osasuna (1)
Pelatih: Carlo Ancelotti
2021–2022
Perempat final
Kalah 0-1 dari Athletic Bilbao (1)
Pelatih: Carlo Ancelotti
2020–2021
32 besar
Kalah 1-2 AET dari CD Alcoyano (3)
Pelatih: Zinedine Zidane
Keterangan: Angka dalam kurung menunjukkan kasta liga klub tersebut di Spanyol.
Editor : Siti Dewi Yanti