Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Debut Besar Michael Carrick: Manchester United Tantang Manchester City di Old Trafford

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:25 WIB

 

Tantangan Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick menghadapi Manchester City.
Tantangan Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick menghadapi Manchester City.

RADAR BOGOR - Michael Carrick memulai tugasnya sebagai pelatih sementara Manchester United di sisa musim ini dengan tantangan besar.

Mantan gelandang legendaris Manchester United itu langsung menjalani debut menghadapi rival sekota, Manchester City, di Old Trafford malam nanti (siaran langsung Champions TV 5/Vidio pukul 19.30 WIB).

Carrick bukanlah sosok yang asing dalam peran pelatih pengganti di Manchester United.

Lima tahun lalu, pria berusia 44 tahun tersebut mencatatkan tiga laga tanpa kekalahan ketika menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.

Dalam periode itu, ia mengawal Manchester United melalui serangkaian pertandingan penting.

Debut Carrick saat itu dimulai dengan kemenangan 2-0 atas Villarreal CF di Estadio de la Ceramica yang memastikan kelolosan Manchester United ke babak 16 besar Liga Champions.

Ia kemudian membawa Manchester United menahan imbang pemuncak klasemen Premier League, Chelsea, 1-1 di Stamford Bridge.

Periode 12 hari tersebut ditutup dengan kemenangan 3-2 atas Arsenal di Old Trafford pada 2 Desember 2021 sebelum estafet kepelatihan diserahkan kepada Ralf Rangnick.

Menjelang laga kontra Manchester City, Carrick menegaskan bahwa pertandingan besar seperti ini adalah tantangan yang memang ingin dihadapi seorang pelatih.

Ia menyampaikan, dirinya berada di Manchester United untuk menghadapi situasi sulit dengan penuh keberanian.

Mbeumo dan Diallo Kembali Perkuat United

Jelang derbi Manchester ke-198, Carrick mendapat angin segar dengan kembalinya Bryan Mbeumo dan Amad Diallo ke sesi latihan di Carrington.

Kedua wide attacker tersebut baru kembali usai memperkuat tim nasional masing-masing di Piala Afrika 2025.

Mbeumo bersama Kamerun tersingkir di perempat final setelah kalah dari Maroko, sementara Amad yang memperkuat Pantai Gading juga terhenti di babak 8 besar oleh Mesir.

Kehadiran keduanya menjadi tambahan penting bagi United, khususnya di sektor sayap kanan yang sebelumnya sempat diisi Patrick Dorgu hingga pemain muda Shea Lacey.

Manchester City Andalkan Ketajaman Antoine Semenyo

Di sisi lain, Manchester City memasuki derbi dengan rasa percaya diri meski gagal menang dalam tiga laga terakhir Premier League.

Namun, performa mereka di kompetisi lain sangat meyakinkan.

The Citizens mencatat kemenangan telak 10-1 atas Exeter City pada putaran awal Piala FA (11/1) dan menundukkan Newcastle United 2-0 di St James’ Park pada first leg semifinal Piala Liga (14/1).

Di balik rangkaian hasil positif itu, muncul nama wide attacker Antoine Semenyo yang tampil menonjol dengan torehan dua gol dan satu assist.

Erling Haaland bahkan sempat bergurau bahwa Semenyo bisa menjadi ancaman dalam perebutan Golden Boot Premier League.

Haaland saat ini memimpin dengan 20 gol, sementara Semenyo telah mengoleksi 10 gol, berada di belakang striker Brentford, Igor Thiago, yang memiliki 16 gol.

Pep Guardiola menyampaikan kepada Manchester Evening News bahwa Semenyo bukan hanya impresif musim ini, tetapi sudah menarik perhatian klub sejak musim lalu. (ka/dns)

Apa yang Dibawa Carrick ke MU?

1. Kembali ke Formasi Klasik 4-2-3-1

Carrick dikenal konsisten memakai formasi 4-2-3-1 saat menangani Middlesbrough, yaitu 112 dari 124 pertandingan Championship.

Sistem ini menjadi perubahan signifikan dari skema tiga bek Ruben Amorim yang menuai banyak kritik.

Saat menguasai bola, satu fullback biasanya masuk ke area tengah sementara fullback lainnya maju sehingga formasi menyerupai struktur 3-2-4-1 ala Guardiola dan Arteta.

2. Filosofi Permainan Berbasis Possession

Carrick mengedepankan penguasaan bola tinggi, build-up sabar dari belakang, serta tempo permainan terkendali.

Dengan rata-rata 57 persen penguasaan bola di Middlesbrough, ia mengutamakan passing akurat dan kontrol ritme. Pemain depan juga diberi ruang kreatif yang besar.

Namun, pendekatan ini terkadang dinilai kurang fleksibel apabila lawan melakukan pressing tinggi.

3. Manajemen Pemain yang Tenang

Carrick dikenal sebagai pelatih yang tenang dan tidak suka mengkritik pemain secara publik.

Ia lebih memilih komunikasi personal untuk membangun kepercayaan.

Di Manchester United, ia berupaya mengembalikan suasana positif dan standar kemenangan yang ia pahami sebagai mantan pemain berprestasi dengan 18 trofi.

4. Staf Pendukung Berpengalaman

Carrick membawa tim pelatih baru, termasuk Steve Holland yang sebelumnya menjadi asisten Gareth Southgate, serta Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion sebagai first team coach. Kombinasinya memadukan pengalaman dan pendekatan modern.

Perkiraan Susunan Pemain

Manchester United (4-2-3-1)

31-Lammens (g); 2-Dalot, 5-Maguire, 6-Martinez, 23-Shaw; 18-Casemiro, 37-Mainoo; 19-Mbeumo, 8-B. Fernandes (c), 10-Cunha; 30-Sesko
Pelatih: Michael Carrick
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hitam

Manchester City (4-1-4-1)

25-Donnarumma; 27-Nunes, 45-Khusanov, 68-Alleyne, 33-O’Reilly; 16-Rodri; 20-Bernardo (c), 10-Cherki, 47-Foden, 42-Semenyo; 9-Haaland
Pelatih: Pep Guardiola
Jersey pemain: Biru langit
Jersey kiper: Hijau

Wasit: Anthony Taylor

Stadion: Old Trafford, Manchester

Siaran langsung: Champions TV 5/Vidio pukul 19.30 WIB.

Editor : Siti Dewi Yanti
#michael carrick #manchester united #manchester city