Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Manchester City vs Arsenal Panaskan Akhir Musim, Bertemu di Final Carabao Cup dan Duel Penentu Liga Inggris

Siti Dewi Yanti • Jumat, 6 Februari 2026 | 04:25 WIB
Para pemain Manchester City saat melakukan selebrasi usai cetak gol.
Para pemain Manchester City saat melakukan selebrasi usai cetak gol.

RADAR BOGOR - Manchester City dan Arsenal dipastikan akan menjalani dua pertemuan krusial dalam sisa musim ini.

Selain bersaing ketat dalam perburuan gelar Premier League, kedua raksasa Inggris itu juga akan saling berhadapan di partai final Piala Liga Inggris di Wembley.

Manchester City dan Arsenal kembali menjadi pusat perhatian menjelang akhir kompetisi musim ini.

Arsenal saat ini memimpin klasemen Premier League dengan keunggulan enam poin atas Manchester City, yakni 53 berbanding 47, setelah 24 pekan pertandingan.

Selain itu, kedua tim juga dijadwalkan bertemu di final Carabao Cup atau EFL Cup di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret mendatang.

Langkah Manchester City ke final Piala Liga terwujud usai menyingkirkan Newcastle United di semifinal.

Dalam leg kedua yang digelar di Stadion Etihad pada 5 Februari, pasukan Pep Guardiola meraih kemenangan 3-1 sehingga unggul agregat telak 5-1.

Dua gol dalam laga tersebut turut mempertegas dominasi tim tuan rumah.

Selain bentrok di Wembley, duel panas Manchester City kontra Arsenal juga akan tersaji di ajang Premier League.

Kedua tim dijadwalkan bertemu pada matchweek ke-33 di Stadion Etihad pada 18 April.

Dengan sembilan pekan pertandingan tersisa sebelum laga tersebut, Manchester City masih memiliki peluang untuk memangkas jarak poin demi menjaga asa juara hingga lima pekan terakhir musim ini.

Penyerang Manchester City, Omar Marmoush, menilai timnya telah memperlihatkan mentalitas kuat sepanjang perjalanan menuju final.

Ia optimistis The Cityzens mampu meraih kemenangan dalam berbagai laga penting, termasuk saat menghadapi Arsenal.

Striker tersebut juga berharap timnya dapat menyapu bersih duel krusial di sisa musim.

Di sisi lain, absennya nama Marc Guehi dalam skuad Manchester City pada semifinal menjadi sorotan.

Bek tengah timnas Inggris yang baru direkrut dari Crystal Palace itu terbentur regulasi kompetisi karena sebelumnya telah membela klub lain pada fase gugur, sehingga berpotensi kembali tidak dapat tampil di final kontra Arsenal.

Meski demikian, Pep Guardiola dikabarkan masih berharap adanya kelonggaran aturan agar Guehi bisa dimainkan di partai puncak.

Pelatih asal Spanyol itu mempertanyakan regulasi tersebut, terlebih Manchester City diperbolehkan menurunkan Antoine Semenyo yang sempat membela Bournemouth pada putaran awal turnamen.

Dalam pertandingan melawan Newcastle, Erling Haaland juga hanya tampil selama 19 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-71.

Guardiola disebut sengaja menghemat tenaga striker andalannya tersebut untuk laga besar melawan Liverpool di Anfield pada Minggu (8/2) malam.

Pep juga memberikan pembelaan terhadap Haaland yang belakangan mendapat kritik karena produktivitas golnya menurun.

Ia menilai jadwal padat, minimnya waktu pemulihan, perjalanan jauh, serta kerasnya duel melawan bek-bek tangguh menjadi faktor yang memengaruhi performa sang bomber.

Guardiola tetap yakin Haaland akan segera kembali ke performa terbaiknya. (ren/dns)

Editor : Siti Dewi Yanti
#arsenal #pep guardiola #piala liga inggris #premier league #manchester city