RADAR BOGOR – Tim Nasional Futsal Indonesia harus puas finis sebagai runner up pada ajang AFC Futsal Asian Cup 2026 usai kalah dramatis dari Iran di partai final yang digelar Sabtu, 7 Februari 2026.
Pada laga puncak tersebut, Indonesia menyerah lewat adu penalti dengan skor 4-5 setelah bermain imbang di waktu normal dan meski gagal meraih gelar juara, performa Timnas mendapat apresiasi tinggi, termasuk dari Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Bogor.
Ketua Afkot Bogor, Ibrahim Fajri, menilai para pemain telah tampil maksimal dan menunjukkan kualitas permainan yang menjanjikan di level Asia.
“Pertandingannya sangat luar biasa, dramatis, dan menegangkan, terlepas dari hasil akhir, kami melihat anak-anak Timnas sudah bermain maksimal, ngotot, dan masif dalam melakukan penyerangan,” ujar Ibrahim.
Menurutnya, kekalahan melalui adu penalti memang menyisakan kekecewaan, tetapi di balik itu tersimpan harapan besar bagi masa depan futsal Indonesia. Ia menilai Timnas kini telah menjelma menjadi kekuatan baru, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di level Asia.
“Dengan materi pemain dan prospek yang ada, Timnas Indonesia sudah bisa berbicara banyak di Asia, ke depan, bukan tidak mungkin menjadi kekuatan di Piala Dunia Futsal,” katanya.
Ibrahim juga mengapresiasi aspek permainan yang ditampilkan Timnas, mulai dari skill individu, teknis, hingga strategi tim yang dinilainya sudah berjalan dengan baik. Hal tersebut, kata dia, menjadi pelecut semangat bagi Afkot Bogor untuk semakin menguatkan program pembinaan futsal di daerah.
“Kami di Afkot Bogor tentu ikut terpacu untuk menambah dan mengoptimalkan program pembinaan agar bibit-bibit unggul bisa terus muncul dan berkontribusi bagi Timnas Indonesia,” jelasnya.
Pada final AFC Futsal 2026, sejumlah atlet asal Bogor turut tampil menonjol, Firman Adriansyah dan Reza Gunawan masing-masing mencetak satu gol, sementara Mochammad Iqbal R Iskandar tampil impresif sebagai kapten tim.
Ibrahim menegaskan, para pemain asal Bogor tersebut bukan sekadar pelapis, melainkan pemain kunci yang memberi kontribusi besar bagi Timnas.
“Kami sangat bangga, mereka bukan hanya penghangat bangku cadangan, tetapi pemain penentu. Ini tentu bisa menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet muda di Bogor untuk terus meningkatkan prestasi dan kualitas melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Afkot Bogor berkomitmen terus mengawal program kerja dengan menghadirkan kompetisi berjenjang yang prestatif sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.
“Dengan prospek futsal yang sangat luar biasa ini, kami semakin bersemangat untuk memastikan seluruh program pembinaan bisa berjalan optimal,” tutup Ibrahim.
Sebelumnya, Mochammad Igbal R Iskandar, Reza Gunawan, dan Firman Adriansyah juga sukses mengharumkan nama Indonesia dengan mempersembahkan medali emas SEA Games 2025. Konsistensi mereka berlanjut dengan membawa Indonesia melaju hingga final AFC Futsal 2026, sekaligus mengangkat nama Bogor di kancah futsal internasional. (uma)
Editor : Eka Rahmawati