Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tips Olahraga Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Fit, Ini Waktu Optimalnya  

Yosep Awaludin • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:40 WIB
Ilustrasi olahraga gym
Ilustrasi olahraga gym

RADAR BOGOR – Selama bulan Ramadhan, fokus utama tentu menjalankan ibadah sebaik-baiknya. Namun, menjaga kebugaran tubuh tetap penting, termasuk dengan olahraga ringan.

Meski begitu, olahraga yang sembarangan bisa mengganggu puasa, sementara tidak berolahraga sama sekali juga kurang baik untuk kesehatan.

Dikutip dari TikTok @tirtacipeng, olahraga tetap bisa dilakukan selama puasa asal mengetahui waktu yang tepat.

Waktu yang dipilih sangat menentukan efektivitas olahraga dan keamanan tubuh, terutama dalam menjaga energi agar tidak cepat lelah.

Menurut tips yang diberikan, ada tiga waktu optimal untuk berolahraga selama puasa agar tubuh tetap bugar tanpa mengganggu ibadah.

1. Sebelum berbuka

Melakukan olahraga sebelum berbuka termasuk program fat burn yang efektif membakar lemak.

Meski begitu, jangan berlebihan karena tubuh masih dalam kondisi berpuasa dan energi terbatas.

Olahraga ringan hingga sedang sangat disarankan, agar tubuh tetap bugar tapi tidak kelelahan sebelum berbuka.

2. Setelah berbuka

Olahraga setelah berbuka menjadi waktu yang lebih aman. Pastikan puasa sudah dibatalkan terlebih dahulu dengan mengonsumsi air mineral, elektrolit, atau makanan dengan energi cepat seperti buah apel atau energy gel.

Baca Juga: Obihiro Nikudon, Destinasi Kuliner Fenomenal di Blok M dan Rahasia di Balik Antrean Gilanya

Jenis olahraga yang cocok pada waktu ini adalah maintenance, dengan intensitas sedang agar tubuh mendapatkan energi yang cukup tanpa membuat perut kaget.

3. Sebelum sahur

Bagi sebagian orang, olahraga sebelum sahur bisa menjadi pilihan, tapi hanya disarankan bagi yang sudah cukup tidur dan aktivitas harian tidak terlalu berat.

Olahraga dalam kondisi kurang tidur atau begadang bisa membahayakan jantung dan kesehatan secara keseluruhan.

Selama puasa, intensitas olahraga disarankan untuk tetap pada level maintenance atau dikurangi, termasuk durasi, beban, dan jarak latihan.

Tubuh yang sedang berpuasa memiliki cadangan kalori terbatas, sehingga olahraga dengan intensitas tinggi bisa menyebabkan mual, pusing, atau gangguan pencernaan.

Penting juga untuk menyesuaikan jenis olahraga dengan kondisi tubuh masing-masing. Olahraga ringan seperti jalan cepat, stretching, yoga, atau latihan kekuatan dengan beban ringan bisa menjadi pilihan yang aman.

Hindari aktivitas fisik berlebihan yang dapat menguras energi dan mengganggu fokus ibadah di bulan puasa.

Dengan menyesuaikan waktu, intensitas, dan jenis olahraga, tubuh tetap bugar selama Ramadan.

Energi terjaga, metabolisme tetap berjalan, dan ibadah puasa bisa dijalani dengan nyaman tanpa merasa lemas atau cepat lelah. (Mirta/Vokasi IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#olahraga #puasa #ramadhan