RADAR BOGOR - Kekalahan Atletico Madrid dari Real Betis di ajang LALIGA bukan hanya menyisakan hasil buruk di papan skor.
Tetapi juga memunculkan sorotan terhadap kualitas lapangan Stadion Riyadh Air Metropolitano, yang dinilai tidak mendukung permainan tuan rumah.
Ya, Atletico Madrid tak hanya menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis dalam laga LALIGA pada 9 Februari 2026, tetapi juga meluapkan kekecewaan terhadap kondisi rumput di Stadion Riyadh Air Metropolitano.
Sejumlah pemain menilai, kualitas lapangan menjadi salah satu faktor yang menghambat permainan mereka.
Penyerang asal Prancis, Antoine Griezmann mengungkapkan, permukaan lapangan tidak memberikan keuntungan bagi Atletico, bahkan justru menyulitkan dalam mengembangkan permainan.
Keluhan serupa turut disampaikan kapten tim Koke.
Gelandang bertahan itu menilai kualitas rumput stadion jauh dari ideal, dengan banyak pemain terpeleset serta arah bola yang kerap memantul tidak terkontrol.
Menurutnya, tim seperti Atletico membutuhkan lapangan berkualitas untuk bisa tampil maksimal.
Belakangan diketahui, kondisi rumput tersebut berkaitan dengan proses pergantian lapangan yang dilakukan pada akhir November 2025.
Pergantian tersebut terjadi, setelah kedatangan tim NFL Miami Dolphins yang menggunakan area San Blas Coliseum kompleks latihan di sekitar stadion sebagai tempat persiapan jelang pertandingan di Madrid.
Baca Juga: Saldo BPNT Rp600.000 Cair di Bank Mandiri Hari Ini, KPM Cek Saldo Bansos Lewat Livin’ by Mandiri
Kehadiran lebih dari 50 pemain Miami Dolphins, belum termasuk staf ofisial, disebut menyebabkan kerusakan signifikan pada rumput Stadion Metropolitano sehingga berdampak pada kualitas lapangan dalam pertandingan LALIGA tersebut. (ren/dns)
Editor : Siti Dewi Yanti