RADAR BOGOR - Lamine Yamal, merupakan salah seorang pemain professional yang menganut agama Islam.
Sebagai seorang muslim Lamine Yamal tentu harus menjalankan kewajibannya berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Di negaranya Spanyol, Lamine Yamal sudah mulai menjalankan ibadah puasa sejak Rabu, 18 Februari 2026.
Lamine Yamal, yang selama ini dikenal sebagai seorang wonderkid Barcelona ini memilih menjalankan kewajiban agamanya meski harus sambil melakoni pertandingan dengan intensitas tinggi.
Seperti umat Muslim lain, Yamal tidak makan dan minum dari subuh sampai terbenam matahari, yang harus dijalaninya setiap hari selama Ramadhan.
Tahun ini menjadi Ramadhan terberat bagi Lamine Yamal dibanding sebelumnya.
Sebab, Yamal harus menjalani empat pertandingan beruntun dengan kick-off pukul 16.15 waktu setempat.
Berarti Yamal tak bisa makan atau minum selama pertandingan berlangsung. Sementara waktu berbuka puasa di Spanyol adalah sekitar pukul 19.12.
Ujian berat Yamal akan dimulai ketika Barcelona menjamu Levante, Minggu 22 Februari 2026.
Enam hari kemudian, pemain berusia 18 tahun itu kembali melakoni laga pada pertengan siang melawan Villarreal.
Lanjut 8 Maret, Yamal harus mendatangi markas Athletic Bilbao di San Mames.
Adapun ujian terakhir Yamal pada bulan Ramadan adalah 15 Maret dengan menjamu Sevilla.
Barcelona sendiri memiliki rencana nutrisi khusus untuk Yamal guna membantunya menjalani puasa selama Ramadan tanpa memengaruhi performa di lapangan.
Selama ramadhan, Yamal menghindari makanan berat atau berlebihan yang dapat mengganggu istirahat atau memperlambat pemulihan.
Dengan menyesuaikan diet serta rutinitas pemulihannya, Barcelona berharap dapat melindungi performa Yamal sekaligus memastikan tetap prima sepanjang bulan.
Barcelona ingin memastikan bahwa tuntutan puasa tidak akan memengaruhi tingkat energi Yamal atau proses pemulihannya.
Wajar jika Yamal sangat dijaga kesehatannya oleh Barcelona. Pasalnya, jebolan La Masia itu merupakan aset bagi klub.(**)
Editor : Alpin.