RADAR BOGOR - Gelaran MotoGP 2026, baru saja dimulai di Sirkuit Buriram, Thailand. Sayangnya, gelaran MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram ini menjadi awal yang mengecewakan bagi Francesco Bagnaia.
Francesco Bagnaia mengalami nasib apes pada MotoGP 2026 yang berlanjut pada hari kedua MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Sabtu 28 Februari 2026.
Francesco Bagnaia, yang merupakan pembalap Ducati ini berjuang hingga finis ke-13 pada kualifikasi dan kesembilan pada sprint race.
Setelah kesulitan pada musim 2025, Francesco Bagnaia tampak memulai perkembangan baru dengan kepercayaan diri dan potensi yang lebih besar.
Bagnaia gagal lolos dari Q1 pada Sabtu di kualifikasi dan hanya mampu finis kesembilan pada sprint sebanyak 13 lap, terpaut 6,9 detik dari pemimpin balapan.
Bagnaia menyalahkan kesulitannya pada Jumat dari perubahan setelan yang tidak berfungsi seperti yang diharapkan.
Tetapi, dia mengakui pada Sabtu ia sama sekali tidak mampu beradaptasi dengan kondisi lintasan saat ini. “Sulit untuk dijelaskan,” kata Bagnaia kepada Sky Italy.
Dia menjelaskan, lintasan dan motornya sama, namun ondisinya jelas berubah.
"Saya tidak mampu memahaminya, memanfaatkannya sebagaimana mestinya, tetapi itu kesalahan saya," terangnya.
Bagnaia mengaku merasa tidak enak badan, makanya ia membutuhkan waktu lebih lama dari seharusnya untuk beradaptasi dengan situasi.
Menurunya, cengkeramannya lebih rendah daripada saat uji coba, sehingga tidak berkendara sendirian, dan itu membuat perbedaan besar.
Dia sudah mencoba untuk meningkatkan kemampuan diri, mencoba mencari cara untuk tampil lebih baik, tetapi ia yang harus melakukannya.
Finis kesembilan pada hari Sabtu di Buriram menandai poin pertama Bagnaia sejak ia memenangkan sprint Oktober lalu pada GP Malaysia 2025.
Dalam konferensi persnya, ia kemudian menjelaskan bahwa semua pembalap Ducati kesulitan memasuki tikungan di Buriram.(**)
Editor : Alpin.