RADAR BOGOR - Persebaya Surabaya melewati jeda Lebaran, dengan catatan kurang menyenangkan setelah menelan kekalahan telak dari Borneo FC.
Hasil buruk tersebut menjadi salah satu kekalahan terbesar Persebaya sejak kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 2018.
Ya, Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit setelah takluk dengan skor mencolok 5-1 dari Borneo FC pada laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, 7 Maret 2026.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil paling buruk yang dialami Green Force sejak kembali promosi ke kompetisi kasta tertinggi pada 2018.
Hasil tersebut tentu berdampak pada kondisi mental para pemain.
Kapten tim Persebaya, Bruno Moreira, mengakui kekalahan tersebut sangat menyakitkan bagi timnya.
Namun, winger asal Brasil itu menilai tim tidak boleh terlalu lama larut dalam kekecewaan.
Menurutnya, dalam sepak bola kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang wajar terjadi, sehingga tim harus segera fokus memperbaiki diri.
Bruno juga menilai pertandingan melawan Borneo FC dapat menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pemain.
Ia menyebut setiap pemain perlu melakukan refleksi terhadap performa mereka sebelum pelatih melakukan analisis yang lebih mendalam bersama tim.
Pemain yang musim ini telah mencatatkan sembilan gol dan empat assist itu menambahkan bahwa masa jeda Lebaran akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai aspek permainan.
Tim akan meninjau kembali hal-hal yang sudah berjalan baik sekaligus memperbaiki kekurangan yang terlihat dalam pertandingan terakhir.
Setelah jeda kompetisi, Persebaya akan kembali bermain di kandang dengan menjamu Persita Tangerang pada 4 April mendatang.
Bruno berharap timnya dapat mengambil pelajaran dari kekalahan tersebut dan tampil lebih baik pada laga berikutnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai sebuah tim, Persebaya harus mampu bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik.
Persebaya masih memiliki waktu lebih dari tiga pekan untuk mempersiapkan diri sebelum pertandingan tersebut.
Jeda kompetisi yang cukup panjang juga memberi peluang bagi pemain yang sebelumnya mengalami cedera untuk kembali memperkuat tim.
Salah satu pemain yang berpeluang kembali adalah Mihailo Perovic.
Penyerang asal Montenegro itu diketahui absen dalam empat pertandingan terakhir akibat cedera. (gus/ali)
Kekalahan Terbesar Persebaya sejak Promosi ke Kasta Tertinggi 2018
7 Maret 2026
Borneo FC 5-1 Persebaya Surabaya
Venue: Stadion Segiri, Samarinda
27 Oktober 2023
Persik Kediri 4-0 Persebaya Surabaya
Venue: Stadion Brawijaya, Kediri
18 Februari 2023
Bali United 4-0 Persebaya Surabaya
Venue: Stadion Maguwoharjo, Sleman
15 Agustus 2019
Arema FC 4-0 Persebaya Surabaya
Venue: Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang