RADAR BOGOR – Seri balapan Motul Dutch Grand Prix 2025 di TT Circuit Assen resmi dinobatkan sebagai Grand Prix Terbaik MotoGP musim 2025 (Best Grand Prix of the Year).
Penghargaan ini diumumkan oleh penyelenggara MotoGP setelah melalui proses evaluasi terhadap seluruh seri dalam kalender musim lalu.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian berbagai pihak di paddock MotoGP, termasuk tim, penyelenggara, hingga promotor sirkuit.
Sejumlah aspek menjadi pertimbangan utama, mulai dari kualitas penyelenggaraan acara, manajemen promotor, fasilitas sirkuit, hingga pengalaman para penggemar selama akhir pekan balapan berlangsung.
Kemenangan GP Belanda terasa semakin spesial karena berlangsung pada momen penting, yakni perayaan 100 tahun sejarah balapan di Assen.
Sirkuit legendaris tersebut telah lama dikenal sebagai salah satu lintasan paling ikonik dalam dunia balap motor.
Sepanjang sejarahnya, Assen memang memiliki hubungan yang sangat erat dengan MotoGP.
Lintasan ini hampir selalu hadir dalam kalender kejuaraan dunia balap motor sejak era awal, sehingga mendapat julukan sebagai "Cathedral of Speed" oleh para penggemar balap di seluruh dunia.
Atmosfer luar biasa juga tercipta selama akhir pekan balapan GP Belanda 2025.
Lebih dari 200 ribu penonton dilaporkan memadati area sirkuit selama tiga hari penyelenggaraan, sementara pada hari balapan utama jumlah penonton yang hadir di tribun mencapai lebih dari 100 ribu orang.
Besarnya antusiasme penggemar tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat GP Belanda menonjol dibandingkan seri lainnya.
Para penonton tidak hanya menikmati aksi balapan, tetapi juga berbagai aktivitas hiburan serta festival yang digelar di sekitar sirkuit.
Dari sisi olahraga, balapan kelas utama MotoGP di Assen juga menyuguhkan duel menarik antarpembalap papan atas.
Pembalap Spanyol Marc Márquez berhasil keluar sebagai pemenang setelah menampilkan performa impresif sepanjang balapan.
Di posisi kedua, pembalap Italia Marco Bezzecchi memberikan perlawanan sengit hingga lap-lap akhir.
Sementara itu, juara dunia Francesco Bagnaia harus puas mengamankan podium ketiga setelah pertarungan ketat di barisan depan.
Pertarungan sengit di lintasan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa GP Belanda 2025 dinilai menghadirkan tontonan balap yang spektakuler.
Kombinasi antara sejarah panjang, atmosfer penonton yang meriah, serta kualitas balapan yang tinggi membuat seri ini mendapat penilaian terbaik.
Dengan penghargaan tersebut, Assen kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu sirkuit paling bersejarah dan dicintai dalam dunia MotoGP.
Penyelenggara berharap keberhasilan ini dapat terus dipertahankan pada musim-musim berikutnya, sekaligus menjaga tradisi balap yang telah berlangsung lebih dari satu abad di Belanda.***
Editor : Eli Kustiyawati