RADAR BOGOR - Persaingan perebutan gelar Premier League musim ini semakin mengarah kepada Arsenal.
Tim asal London Utara tersebut memperlebar jarak di puncak klasemen setelah meraih kemenangan penting atas Everton, sementara rival terdekatnya Manchester City hanya mampu bermain imbang saat menghadapi West Ham United.
Ya, Perburuan gelar Premier League musim ini semakin berpihak kepada Arsenal setelah hasil pertandingan yang digelar akhir pekan ini.
Bermain di Emirates Stadium, The Gunners sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas Everton dalam laga yang berlangsung dramatis.
Beberapa jam kemudian, pesaing utama mereka, Manchester City, gagal meraih kemenangan saat bertandang ke London Stadium.
Tim asuhan Pep Guardiola itu harus puas bermain imbang 1-1 melawan West Ham United.
Hasil tersebut membuat Arsenal kini unggul sembilan poin atas Manchester City di klasemen sementara dengan koleksi 70 poin, sedangkan City mengoleksi 61 poin.
Meski The Cityzens masih memiliki satu pertandingan tunda melawan Crystal Palace, kehilangan poin di London menjadi pukulan tersendiri bagi tim juara bertahan tersebut.
Dalam dua pertandingan terakhir di Premier League, Manchester City bahkan sudah kehilangan empat poin penting yang membuat jarak dengan Arsenal semakin melebar.
Guardiola Tegaskan Perburuan Gelar Belum Berakhir
Meski peluang timnya semakin berat, Pep Guardiola menegaskan bahwa persaingan gelar belum sepenuhnya selesai.
Ia menilai, timnya masih memiliki kesempatan selama kompetisi belum benar-benar berakhir.
Pelatih asal Spanyol tersebut tidak mendampingi tim di pinggir lapangan karena harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim selama dua pertandingan.
Meski demikian, ia tetap memantau jalannya laga dari tribun.
Melihat jadwal pertandingan yang tersisa, Manchester City masih harus menghadapi Arsenal serta dua tim kuat lainnya, yaitu Chelsea dan Aston Villa.
Sementara itu, Arsenal hanya akan menghadapi satu tim dari zona Eropa saat ini, yaitu Manchester City.
Erling Haaland Kembali Mandul
Pada pertandingan melawan West Ham, Manchester City sebenarnya mampu mendominasi jalannya permainan.
Namun mereka kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya untuk striker utama mereka, Erling Haaland.
Penyerang asal Norwegia tersebut tercatat belum mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Padahal sebelumnya Haaland memiliki catatan impresif saat menghadapi West Ham dengan total 11 gol dari tujuh pertemuan.
Memasuki babak kedua, Haaland mencoba turun lebih dalam untuk menjemput bola dan membuka ruang.
Namun upaya tersebut tetap belum mampu menghasilkan peluang berbahaya.
Guardiola mengakui timnya membutuhkan kontribusi gol dari Haaland.
Ia juga menilai tim harus mampu menciptakan lebih banyak peluang bagi sang striker, meskipun menurutnya Haaland sebenarnya sudah memiliki beberapa kesempatan bagus pada awal babak pertama.
Max Dowman Pecahkan Rekor Gol Termuda
Sementara itu, kemenangan Arsenal di Emirates turut diwarnai lahirnya rekor baru dari pemain muda Max Dowman.
Gelandang berusia 16 tahun tersebut masuk sebagai pemain pengganti dan langsung memberikan dampak besar bagi timnya.
Ia terlibat dalam dua gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Gol pertama Arsenal dicetak oleh striker Victor Gyökeres pada menit ke-89 setelah memanfaatkan umpan lambung Dowman yang gagal diantisipasi kiper Everton, Jordan Pickford.
Beberapa menit kemudian, Dowman mencetak gol kedua Arsenal melalui aksi dribel solo yang dimulai dari sekitar dua pertiga lapangan.
Ia memanfaatkan situasi ketika Pickford maju jauh ke depan untuk membantu skema tendangan sudut.
Gol tersebut mencatatkan sejarah baru di Premier League.
Dowman resmi menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah liga pada usia 16 tahun 73 hari.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta memberikan pujian tinggi kepada pemain mudanya tersebut.
Ia menilai Dowman memiliki bakat luar biasa dan jarang ada pemain berusia 16 tahun yang mampu tampil dengan mental kuat di pertandingan sebesar itu. (ka/dns)
Editor : Siti Dewi Yanti