RADAR BOGOR - Laga sengit babak 16 besar Liga Champions UEFA menghadirkan drama luar biasa saat Manchester City harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 1-2 di leg kedua.
Tempat menonton Man City vs Real Madrid yakni di Etihad Stadium.
Dengan hasil Real Madrid kontra Manchester City ini, memastikan Los Blancos melaju ke babak berikutnya dengan agregat telak 5-1.
Manchester City sebenarnya membuka keunggulan cepat melalui gol Erling Haaland pada menit ke-4, yang sempat membakar semangat tuan rumah.
Namun pemain Manchester City, Bernardo Silva diganjar kartu merah di menit ke-20 pertandingan.
Real Madrid menunjukkan mental juara.
Vinicius Junior menjadi pahlawan dengan dua golnya, masing-masing pada menit ke-27 dan di masa injury time (90+3’), yang membalikkan keadaan secara dramatis menjadi 2-1 untuk tim tamu.
Secara statistik, Manchester City tampil dominan dalam menyerang dengan 21 tembakan, berbanding 16 milik Real Madrid.
Akan tetapi, efektivitas menjadi pembeda, di mana Real Madrid mencatatkan 8 tembakan tepat sasaran, sedikit lebih unggul dari Manchester City yang menghasilkan 7.
Penguasaan bola juga lebih banyak dikuasai Manchester City dengan 54 persen, dibandingkan 46 persen milik Real Madrid.
The Citizens mencatatkan 443 operan dengan akurasi tinggi mencapai 93 persen, sementara Real Madrid bahkan sedikit lebih unggul dalam distribusi bola dengan 508 operan dan akurasi yang sama, yakni 93 persen.
Dalam aspek disiplin, Manchester City melakukan 6 pelanggaran dan menerima 1 kartu kuning, sedangkan Real Madrid melakukan 7 pelanggaran dengan 2 kartu kuning.
Manchester City juga tercatat 1 kali offside, sementara Real Madrid 3 kali.
Untuk tendangan sudut, Manchester City unggul dengan 9 kesempatan dibandingkan 6 milik Real Madrid, namun tetap gagal memaksimalkannya menjadi gol tambahan.
Kemenangan ini kembali menunjukkan mentalitas kuat Real Madrid di kompetisi Eropa.
Meski sempat tertinggal, mereka mampu bangkit dan mengunci kemenangan penting di kandang lawan.
Dengan hasil ini, Real Madrid melaju mulus ke perempat final dan semakin mempertegas status mereka sebagai raja Liga Champions yang selalu berbahaya di fase gugur. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim