RADAR BOGOR - Manchester City akhirnya harus mengakui keunggulan Real Madrid di babak 16 Besar Liga Champions musim ini.
Setelah di leg pertama kalah dengan skor 3-0, Manchester City kembali ditundukkan Real Madrid di kandang mereka sendiri dengan skor 1-2, sehingga agregat akhir 5-1 untuk kemenangan Los Galacticos.
Pada leg kedua yang dimainkan di markas Manchester City, Vinicius Junior menjadi aktor utama yang membuat klub berjuluk The Citizens itu harus gagal melaju ke babak 8 besar.
Dalam pertandingan tersebut, Vini berhasil mencetak dua gol, salah satunya melalui titik putih yang membuat para pendukung Manchester City terdiam.
Sementara satu gol City dicetak oleh Erling Haaland menjelang akhir babak pertama, tapi semua itu tidak membutuat timnya lokasi ke babak berikutnya.
Setelah timnya dikalahkan oleh Real Madrid, pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengungkapkan argumen yang cukup mengejutkan.
Menurutnya, tatangan terbesar bukan saat melawan Real Madrid, melainkan ketika menghadapi Liverpool.
"Tantangan terbesar bukan melawan Real, tapi Liverpool," kat Pep Guardiola, dikutip dari akun Instagram @fabriziorom, Rabu, 18 Maret 2026.
Pep mengatakan bahwa melawan tim sekelas Liverpool membuat ia banyak belajar dan mendapat pengalaman yang sangat berharga.
"Anda tidak tahu bagaimana rasanya menghadapi Liverpool dalam sebuah permainan, pengalaman belajar yang hebat bagi saya," pungkas Pep Guardiola.***
Editor : Asep Suhendar