RADAR BOGOR - Keputusan Thomas Tuchel memanggil dua pemain Manchester United, yakni Harry Maguire dan Kobbie Mainoo, menjadi sorotan dalam pengumuman skuad terbaru tim nasional Inggris.
Pemanggilan ini menjadi sinyal bahwa keduanya kembali masuk dalam radar utama Tuchel setelah sebelumnya sempat berada di luar pilihan inti.
Performa mereka di level klub dinilai mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Tuchel secara terbuka menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada konsistensi permainan yang ditunjukkan oleh Maguire dan Mainoo bersama Manchester United.
Ia melihat adanya kontribusi nyata yang bisa diberikan keduanya untuk tim nasional.
Bagi Maguire, ini menjadi momentum penting untuk membuktikan diri. Bek yang sempat mendapat banyak kritik ini perlahan kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemain bertahan yang solid dan berpengalaman.
Sementara itu, Mainoo menjadi salah satu nama muda yang menarik perhatian. Gelandang berusia muda ini dinilai memiliki potensi besar dan menunjukkan kematangan bermain yang tidak biasa untuk usianya.
Di sisi lain, keputusan Tuchel juga mencuri perhatian karena tidak memasukkan Luke Shaw dalam daftar skuad.
Padahal, Shaw sebelumnya termasuk pemain yang sering menjadi pilihan di posisi bek kiri.
Absennya Shaw mengindikasikan ketatnya persaingan di sektor pertahanan, khususnya di posisi bek kiri.
Tuchel tampaknya ingin mengevaluasi opsi lain yang dinilai lebih siap secara kondisi maupun performa.
Pemanggilan Maguire dan Mainoo juga menjadi bagian dari strategi Tuchel dalam membangun komposisi tim yang kompetitif menjelang turnamen besar mendatang. Ia ingin memastikan setiap pemain yang dipilih benar-benar dalam kondisi terbaik.
Dengan skuad yang lebih fleksibel dan kompetitif, Tuchel berupaya menciptakan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
Kombinasi ini dinilai penting untuk menghadapi tekanan di level internasional.
Keputusan ini pun membuka peluang baru bagi Maguire dan Mainoo untuk kembali membuktikan kualitas mereka di panggung internasional, sekaligus memperkuat posisi mereka dalam rencana jangka panjang timnas Inggris.***
Editor : Eli Kustiyawati