RADAR BOGOR – Garudayaksa FC meraih hasil imbang 0-0 saat melawan Adhyaksa FC pada pekan ke-23 Grup A Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Jumat, 3 April 2026 malam.
Sepak mula yang seharusnya berlangsung tepat pukul 19.00 WIB harus molor selama 45 menit. Lantaran hujan deras disertai petir mengguyur Bogor dan sekitarnya, sehingga menyebabkan lapangan sempat tergenang air. Panpel dengan cekatan membantu menguras air sehingga dengan cepat langsung terserap ke dalam drainase.
Hasil imbang itu tidak mengubah posisi Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC di klasemen Grup A.
Garudayaksa FC tetap berada di posisi kedua dengan memiliki 42 poin, sedangkan Adhyaksa FC masih di teratas dengan mengumpulkan 44 poin.
Baca Juga: Peringati HUT ke-77 Bekangad, Dandenbekang III/1B Bogor Gelar Turnamen Tenis Meja Cup II
Pelatih Adhyaksa FC, Ade Suhendra mengaku bersyukur laga away mendapatkan satu poin, meski target adalah kemenangan. “Garudayaksa main cukup baik. Banyak intrik karena ini laga perebutan puncak klasemen,” ujarnya dalam konfrensi pers usai pertandingan.
Pertandingan, lanjutnya, berjalan tidak mudah. Babak pertama menyia-nyiakan kesempatan. Kemudian babak kedua juga ada beberapa peluang, hanya sayang gak dikonversi menjadi gol.
“Kami coba delay permainan agar bisa raih satu poin, karena meraih kemenangan sangat sulit, “ ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Garudayaksa FC, Widodo C Putro, mengatakan jika pertandingan melawan Adhyaksa FC sangat menarik. Selalu ada drama dan menguras emosi. “Sayang sekali kami main di kandang tapi gak bisa menang. Para pemain sudah bekerja keras dan saya apresiasi, ujarnya.
Menanggapi keributan antar pemain usai pertandingan, Coach Wiwid-sapaan karibnya-mengaku hal itu biasa dalam sepak bola. Apalagi pertandingan ini sangat penting.
“Ini laga yang sangat krusial bagi kedua tim, karena duel peringkat pertama dan kedua di klasemen kompetisi. Tapi itu hanya terjadi selama 90 menit, “ tukasnya. (rur)
Editor : Eka Rahmawati