Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tiga Hari Penuh Persaingan, Turnamen Tenis Meja Dandenbekang Bogor Cup II Resmi Ditutup, Antusiasme Peserta Membludak

Fikri Rahmat Utama • Senin, 6 April 2026 | 11:23 WIB
Penutupan Turnamen Tenis Meja Dandenbekang III/1.B Bogor dalam rangka memperingati HUT Bekang TNI AD ke-77 tahun 2026. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Penutupan Turnamen Tenis Meja Dandenbekang III/1.B Bogor dalam rangka memperingati HUT Bekang TNI AD ke-77 tahun 2026. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Turnamen Tenis Meja Dandenbekang III/1.B Bogor dalam rangka memperingati HUT Bekang TNI AD ke-77 tahun 2026 resmi ditutup.

Turnamen tenis meja ini berlangsung selama tiga hari, 3–5 April 2026, dan diikuti atlet dari berbagai wilayah Bogor Raya.

Dalam turnamen tenis meja itu, panitia mempertandingkan dua kategori yakni double AK 7/8 dan single divisi 4/5 Bogor. Para pemenang ditetapkan mulai juara 1 hingga juara 3 di masing-masing kategori.

Baca Juga: KKPK Luncurkan Buku Cermin Misterius, 10 Penulis Cilik Kota Bogor Unjuk Karya

Dandenbekang III/1.B Bogor, Letkol CBA Rony Eko Prasetyo mengatakan, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara anggota Bekang dengan masyarakat.

“Turnamen ini selain dalam rangka HUT ke-77 Dandenbekang, juga untuk mempererat silaturahmi antara anggota dengan masyarakat. Alhamdulillah sejauh ini berjalan sangat baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya Minggu 5 April 2026.

Ia menyebut, antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan, saat pendaftaran telah ditutup, masih banyak masyarakat yang ingin ikut serta.

Baca Juga: Klarifikasi Percepatan Data Bansos 2026, Begini Cara Bedakan Jadwal Pemutakhiran Data BPS dan Realisasi Pencairan

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Setelah pendaftaran ditutup pun masih banyak yang ingin mendaftar, tapi karena keterbatasan kuota dan waktu terpaksa kami batasi,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya berharap turnamen serupa dapat terus digelar dengan inovasi yang lebih baik guna mendorong perkembangan olahraga tenis meja di Bogor.

“Harapannya olahraga tenis meja ini semakin berkembang dan diminati masyarakat. Kami juga akan terus berinovasi agar kegiatan seperti ini bisa lebih baik lagi,” katanya.

Baca Juga: Fakta Menarik, SNBP 2026 Ungkap Tren Baru: Kampus Diluar Jabodetabek Jadi Favorit

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan dalam kondisi sehat dan penuh semangat kebersamaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, ofisial, serta pecinta tenis meja yang telah berpartisipasi.

Menurutnya, tenis meja merupakan olahraga yang membutuhkan ketangkasan, konsentrasi, serta ketahanan fisik.

Karena itu, melalui turnamen ini diharapkan minat masyarakat terhadap olahraga tersebut semakin meningkat, baik di kalangan muda maupun dewasa.

Baca Juga: Komunitas Standup Indo Kota Bogor Resmi Dibentuk, Jadi Wadah Baru untuk Komika Lokal

“Saya berharap tenis meja semakin dicintai dan digemari masyarakat Bogor Raya,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi peserta yang menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

 Apresiasi turut disampaikan kepada panitia, wasit, dan sponsor yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Baca Juga: ASN Pemkab Bogor WFH Tiap Hari Jumat, DPRD Tegaskan Kinerja Pelayanan Kepada Masyarakat Tak Boleh Berkurang

Sementara itu, pasangan Jamal dan Triatno yang keluar sebagai juara 1 kategori double mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih.

Triatno menyebut kekompakan menjadi kunci utama mereka selama pertandingan. “Alhamdulillah, kami bermain sabar dan kompak. Kami saling berkomunikasi, itu kunci kami bisa menang,” ujarnya.

Ia mengakui, selama pertandingan terdapat tantangan terutama saat menghadapi bola-bola pendek yang dinilai cukup sulit diantisipasi.

Baca Juga: Viral di Jalur Puncak, Mobil Dinas Pakai Pelat Putih Diberhentikan Anggota Satlantas Polres Bogor

“Kesulitannya ada di bola pendek, apalagi yang mengarah ke kanan. Kalau bola panjang masih bisa diatasi, tapi bola pendek itu cukup menyulitkan,” jelasnya.

Pada partai final, mereka harus berjuang hingga tiga ronde sebelum akhirnya memastikan kemenangan.

“Kebetulan kami sedang dalam kondisi bagus, bola yang datang juga cocok dengan gaya main kami, jadi bisa kami balas dengan baik,” katanya.

Ke depan, ia berharap turnamen seperti ini terus digelar untuk mendorong perkembangan tenis meja sekaligus meramaikan kompetisi di tingkat lokal.

Baca Juga: Hari Pertama Masuk Langsung Dilatih Disiplin, Anak Didik Sekolah Nizhamia Indonesia Bogor Ikuti Upacara Bendera

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus ada dan membuat olahraga tenis meja semakin maju,” ucapnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#turnamen #tenis meja #Dandenbekang