Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jebolan SSB Mutiara 97 Akan Main di Prancis, Ini Tim Sepak Bola Putri yang Diperkuatnya

Muhammad Ruri Ariatullah • Senin, 20 April 2026 | 19:44 WIB
Alliya Khoiron Nissa terpilih dalam MilkLIfe Soccer Challenge All Stars untuk uji coba di Prancis. (Dok. Alliya Khoiron Nissa)
Alliya Khoiron Nissa terpilih dalam MilkLIfe Soccer Challenge All Stars untuk uji coba di Prancis. (Dok. Alliya Khoiron Nissa)

RADAR BOGOR - Salah satu talenta berbakat sepak bola putri Kota Bogor, Alliya Khoiron Nissa akan mewakili Indonesia di panggung internasional. 

Jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB) Mutiara 97 ini akan membela MilkLife Soccer Challenge All Stars dalam uji coba internasional di Clairefontaine, Prancis pada 3-9 Mei 2026. 

Alliya yang saat ini menimba ilmu sepak bola di Akademi Cipta Cendikia itu, merupakan pemain putri berbakat. Ia mengasah kemampuannya sebagai penjaga gawang di Mutiara 97, belajar dan bersaing dengan rekan-rekannya yang merupakan laki-laki tak membuat Alliya minder.

Baca Juga: Kisah Polwan Bogor: Tetap Tangguh Bertugas, Tetap Hangat sebagai Ibu di Semangat Kartini

Justru hal itulah yang membina mental dan mengasah kemampuannya sebagai penjaga gawang. Dari situ, Alliya berkesempatan mengikuti turnamen MilkLife Soccer Challengge Seri 1 yang berlangsung di Pati, Jawa Tengah pada tahun lalu.  

Adapun MilkLife Soccer Challenge adalah turnamen sepak bola putri U-10 dan U-12 yang digelar oleh MilkLife dan Djarum Foundation, ajang ini bertujuan membangun ekosistem sepak bola putri dini dan melahirkan juara baru. 

Alliya terpilih ke dalam tim all stars berkat penampilan gemilangnya pada turnamen tahun lalu. 

CEO SSB Mutiara 97, Erwin Maulana mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih Aliya. Meski tak banyak siswa putri yang berlatih, bukan menjadi penghalang bagi remaja putri berusia 14 tahun itu untuk berkembang. 

Baca Juga: Jadi Kartini Masa Kini, Dosen Fakultas Hukum Unpak Bogor Tegaskan Perempuan Bisa Jalani Peran Ganda

“Ia pemain putri yang paling berkembang signifikan, mungkin karena harus bersaing dengan pemain putra di sini,” ujar Erwin kepada Radar Bogor, Senin, 20 April 2026. 

Untuk makin mengasah bakatnya, Alliya pun hengkang ke Cipta Cendikia Football Academy karena di sana memiliki kelas khusus pemain putri.

“Sudah satu tahun ini dia berada di sana karena mendapatkan beasiswa tapi untuk menjaga kondisi, terkadang masih suka ikut berlatih bareng Mutiara 97,” tuturnya.

Berkaca dari prestasi yang diraih Alliya, Erwin mengungkapkan tidak menutup kemungkinan Mutiara 97 akan membuka kelas khusus putri tetapi masih terkendala beberapa hal.

“Itu sudah kami wacanakan sejak tiga bulan lalu, hanya saja sampai sekarang masih terkendala pada lapangan, untuk latihan di Taman Manunggal saja jadwalnya sudah penuh, karena ada beberapa SSB yang juga menggunakan lapangan di sana, selain itu belum ada pelatih khusus pemain putri,” ungkapnya.

Baca Juga: Simak Daftar Lengkap Bansos Cair Minggu Ini, PKH dan BPNT Tahap 2 Ada Peluang, Plus PIP dan YAPI

Erwin berharap ke depannya pembinaan sepak bola putri khususnya di Kota Bogor semakin berkembang, apalagi tahun depan rencananya bakal kembali bergulir Liga Pertiwi.

“Sepak bola putri akan lebih baik lagi jika dikelola dengan baik. Semoga nanti akan lahir klub dari Kota Bogor,” tukasnya.(rur)

Editor : Eka Rahmawati
#prancis #sepak bola #SSB Mutiara 97