Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

FIFA Bakal Naikkan Hadiah Piala Dunia 2026, Negara yang Tersingkir di Fase Grup Aja Dapat Rp155 Miliar

Yosep Awaludin • Senin, 27 April 2026 | 10:42 WIB
Ilustrasi Piala Dunia 2026. FIFA berencana menaikkan nilai hadiahnya.
Ilustrasi Piala Dunia 2026. FIFA berencana menaikkan nilai hadiahnya.

RADAR BOGOR – FIFA dikabarkan akan menaikkan total hadiah (prize money) dan biaya partisipasi untuk Piala Dunia 2026.

Keputusan ini diambil setelah banyak federasi sepak bola dari berbagai negara menyuarakan kekhawatiran terkait tingginya biaya yang harus ditanggung selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Badan sepak bola dunia tersebut secara prinsip telah menyetujui penambahan dana untuk Piala Dunia 2026, dengan rincian resmi yang akan diputuskan dalam rapat Dewan FIFA di Vancouver, Kanada, pada pekan ini.

Baca Juga: Ide Banner Jualan Hewan Kurban Idul Adha 2026, Lengkap dengan Contoh dan Kata-Kata Menariknya

Langkah ini merupakan respons atas keluhan sejumlah asosiasi nasional yang menilai biaya operasional di Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumahcukup tinggi.

Mulai dari biaya perjalanan, operasional tim, hingga pajak, dinilai berpotensi membuat mereka merugi, bahkan jika tim mampu melaju jauh di turnamen.

Sebelumnya, dalam skema awal yang telah dirilis FIFA, pembagian hadiah Piala Dunia 2026 akan didasarkan pada pencapaian masing-masing tim sepanjang turnamen. Semakin jauh langkah sebuah tim, semakin besar pula dana yang diterima.

Baca Juga: Kabar Bansos Hari Ini, Satu Bank Penyalur Resmi Berstatus SPM, Dua Bantuan Dipastikan Masih Cair di Pekan Terakhir April

Untuk posisi juara, FIFA menyiapkan hadiah sebesar USD50 juta atau sekitar Rp862 miliar. Sementara itu, tim yang finis sebagai runner-up akan mendapatkan USD33 juta atau setara Rp569 miliar.

Di sisi lain, tim yang tersingkir pada fase grup tetap memperoleh dana sebesar USD9 juta atau sekitar Rp155 miliar.

Selain itu, setiap negara peserta juga akan menerima dana persiapan sebesar USD1,5 juta atau sekitar Rp25 miliar guna mendukung kebutuhan sebelum turnamen berlangsung.

Baca Juga: Siap-Siap Long Weekend Akhir Pekan Ini! 1 Mei 2026 Tanggal Merah Peringatan Hari Buruh, Libur Tiga Hari

Tak hanya itu, FIFA juga berencana menambah dana pengembangan sepak bola global yang akan disalurkan kepada seluruh 211 asosiasi anggota.

Sebelumnya, total dana yang disiapkan mencapai 2,7 miliar dolar AS untuk siklus empat tahunan, dan kini jumlah tersebut akan ditingkatkan.

Setiap federasi sebelumnya dijadwalkan menerima dana tetap sebesar 5 juta dolar AS, sementara enam konfederasi regional masing-masing mendapatkan 60 juta dolar AS untuk pengembangan sepak bola. Nilai bantuan ini juga akan mengalami kenaikan.

Juru bicara FIFA menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pembahasan intensif dengan berbagai asosiasi terkait peningkatan pendapatan yang tersedia.

Baca Juga: Terbaru, Kategori Siswa Prioritas Tingkat Akhir Pencairan PIP April 2026, Berapa Nominalnya? Segera Cek Rekening SimPel Anda 

“FIFA saat ini berdiskusi dengan berbagai federasi di seluruh dunia untuk meningkatkan alokasi dana, termasuk kontribusi finansial bagi tim peserta Piala Dunia 2026 serta pendanaan pengembangan bagi seluruh anggota,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi turnamen dengan kontribusi finansial terbesar dalam sejarah sepak bola global.

Dari sisi keuangan, FIFA berada dalam kondisi yang sangat kuat. Organisasi ini memperkirakan total pendapatan mencapai 13 miliar dolar AS dalam siklus empat tahun hingga 2026, dengan sekitar 9 miliar dolar AS berasal dari penyelenggaraan Piala Dunia.

Baca Juga: Dari Limbah Jadi Produk Premium, Mahasiswa IPB Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Estetik

Dalam laporan tahunan 2025, FIFA juga menyebutkan bahwa sekitar 11,67 miliar dolar AS akan didistribusikan kembali untuk mendukung pengembangan sepak bola dunia, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode sebelumnya. Angka tersebut kini berpotensi kembali bertambah.

Sejumlah federasi besar di Eropa, termasuk Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), disebut turut mendorong FIFA untuk menaikkan hadiah.

Mereka menilai skema distribusi sebelumnya belum cukup menutup biaya, kecuali tim mampu menembus babak semifinal.

Baca Juga: Bursa Transfer Barcelona 2026 : 5 Pemain Top Berpotensi Pergi, dari Ansu Fati hingga Lewandowski

Dalam skema awal, kenaikan bonus berdasarkan pencapaian dinilai tidak signifikan.

Tambahan hadiah hanya meningkat bertahap, seperti 2 juta dolar AS untuk lolos ke babak 32 besar, 4 juta dolar AS ke 16 besar, dan 8 juta dolar AS untuk perempat final. Lonjakan signifikan baru terjadi pada semifinal dan final.

Selain itu, faktor pajak juga menjadi perhatian serius. Berbeda dengan FIFA yang mendapat status bebas pajak, negara peserta tetap dikenakan pajak federal, negara bagian, hingga kota dengan besaran yang bervariasi.

Sebagai contoh, Florida tidak memberlakukan pajak negara bagian, sementara New Jersey menetapkan tarif hingga 10,75 persen dan California mencapai 13,3 persen. Perbedaan ini turut memengaruhi beban biaya yang harus ditanggung masing-masing tim.

Baca Juga: Pendapatan Petani Naik 2 Kali Lipat, Kolaborasi IPB dan Astra Ubah Produk Desa Tembus Pasar Ekspor

Dengan rencana kenaikan hadiah dan dukungan dana ini, FIFA diharapkan mampu menjaga keseimbangan finansial bagi seluruh peserta sekaligus mendorong perkembangan sepak bola global secara lebih merata. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#piala dunia 2026 #fifa #hadiah