RADAR BOGOR — Kontingen Kota Bogor yang akan tampil dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/Jawa Barat 2026, mengadakan rapat kordinasi (rakor) dengan pengurus cabang (pengcab), atlet dan pelatih yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Selasa, 5 Mei 2026.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memberikan dukungan kepada para atlet, pelatih, ofisial dan pengurus kontingen Porprov Jabar 2026 yang akan berlangsung pada 7 sampai 20 November 2026 mendatang.
Sebagai tuan rumah utama, Kota Bogor diharapkan mampu meraih tiga kesuksesan, yakni administrasi, penyelenggara dan prestasi.
Baca Juga: Kasus Pencurian Motor Ninja di Jonggol Bogor Terungkap, 3 Pelaku Termasuk Penadah Ditangkap Polisi
“Untuk sukses admintsirasi, anggaran uang rakyat harus menghasillkan kebanggaan bagi Kota Bogor, meski tak banyak, tapi pertanggungjawaban harus benar dan mencerminkan sukses administrasi,” ujarnya usai membuka rakor.
Kedua, sambungnya, sukses sebagai penyelenggara, yakni dengan terus memperbaiki sarana dan prasarana, venue pertandingan dan lain sebagainya. Termasuk akses jalan di Batutulis, karena ada delapan cabor yang akan dipertandingkan di Green Forest Hotel, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.
“Saat ini sedang dilakukan lelang. Mudah-mudahan jika pengerjaan dilakukan bisa selesai sebelum pelaksanaan Porprov,” ujar Dedie.
Kemudian yang ketiga adalah sukses prestasi, wali kota meminta agar 100 medali emas bisa diwujudkan. Dengan menempati posisi lima besar Porprov Jabar 2026, target itu tidaklah sulit dicapai karena Kota Bogor memiliki atlet-atlet berprestasi yang tak kalah dari daerah lain.
“Tentunya untuk memberikan kebanggaan bagi masyarakat,” ucapnya.
Selaras dengan harapan wali kota, Ketua Kontingen Porprov Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, target 100 medali emas bisa diwujudkan. Rasa optimisme hadir setelah melalui beberapa proses.
Diantaranya latihan intensif dilakukan antara tiga sampai lima kali dalam satu pekan. Hasilnya bisa dirasakan beberapa cabor saat mengikuti try in maupun try out.
“Beberapa meraih prestasi saat mengikuti turnamen, bahkan ada yang di luar negeri seperti judo di Malaysia dan balap sepeda di Filipina,” ujarnya.
Jenal juga mengistruksikan agar para pengurus kontingen selalu mendampingi latihan para atlet. Tujuannya agar target dan sasaran prestasi yang ingin dicapai berjalan dengan baik.
“Diberikan kesempatan kepada cabor untuk mencari try in dan try out untuk melaih diri, menguji mental dan menguji ketangkasan,” imbuh Wakil Wali Kota Bogor ini.
“Juni ini akan kembali dilakukan tes fisik kebugaran. Selama masa latihan akurasi, kekuatan fisik hingga kelenturan tubuh dinilai. Saya yakin atlet Kota Bogor berpotensi meraih 100 emas,” tukasnya. (rur)
Editor : Eka Rahmawati