RADAR BOGOR – Suara 'krek' pada persneling ketika memindahkan gigi mobil manual kerap dianggap sepele oleh pengendara.
Padahal, bunyi kasar pada persneling bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sistem transmisi atau kopling yang berpotensi menimbulkan kerusakan lebih serius jika dibiarkan terlalu lama.
Perpindahan gigi yang tidak mulus pada persneling biasanya menjadi indikasi awal adanya masalah pada komponen kendaraan.
Penyebabnya pun beragam, mulai dari kampas kopling aus hingga oli transmisi yang sudah tidak layak pakai.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan dapat merambat ke bagian gearbox dan membuat biaya perbaikan semakin mahal.
Karena itu, pemilik kendaraan perlu memahami sumber masalah agar performa mobil tetap optimal dan nyaman digunakan.
Baca Juga: Bangunan Liar Gerus Sempadan Sungai, DPRD Kota Bogor Desak Izin Diperketat
Berikut beberapa penyebab persneling mobil berbunyi saat pindah gigi seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
1. Kampas Kopling Mulai Aus
Kampas kopling yang menipis menjadi salah satu penyebab paling umum munculnya bunyi kasar pada persneling.
Komponen ini berfungsi memutus tenaga mesin ke transmisi saat pengemudi menginjak pedal kopling sebelum mengganti gigi.
Ketika kampas kopling sudah aus, proses pemutusan tenaga tidak berlangsung sempurna.
Akibatnya, putaran mesin masih tersalurkan ke transmisi sehingga muncul gesekan keras saat perpindahan gigi dilakukan.
Gejala lain biasanya ditandai dengan pedal kopling terasa lebih dalam, berat, atau perpindahan gigi menjadi kurang nyaman.
2. Synchronizer Transmisi Mengalami Keausan
Pada transmisi manual terdapat komponen bernama synchronizer yang bertugas menyamakan putaran roda gigi sebelum perpindahan dilakukan.
Jika bagian ini aus, proses sinkronisasi menjadi terganggu sehingga perpindahan gigi terasa kasar dan menimbulkan suara gesekan logam atau bunyi “krek”.
Masalah synchronizer umumnya terjadi pada kendaraan dengan usia pakai cukup lama atau mobil yang jarang melakukan servis transmisi secara rutin.
3. Oli Transmisi Kotor atau Berkurang
Oli transmisi berfungsi melumasi komponen gearbox agar gesekan tetap minim. Saat kualitas oli menurun atau volumenya kurang, kinerja pelumasan menjadi tidak maksimal.
Baca Juga: Hadirkan Konsep Industrial Minimalis, H.OLD Coffee Jadi Pilihan Baru Tempat Nongkrong di Bogor
Kondisi tersebut membuat komponen transmisi bekerja lebih berat dan memicu suara saat perpindahan gigi.
Selain menimbulkan bunyi, oli transmisi yang kotor juga dapat mempercepat kerusakan roda gigi dan komponen internal lainnya. Karena itu, penggantian oli transmisi secara berkala sangat penting dilakukan.
4. Sistem Kopling Bermasalah
Gangguan pada sistem kopling juga bisa menjadi penyebab persneling berbunyi saat gigi dipindahkan.
Kerusakan dapat berasal dari kabel kopling, master kopling hidrolik, atau komponen pendukung lainnya.
Saat sistem kopling tidak mampu memutus hubungan mesin dan transmisi dengan sempurna, perpindahan gigi menjadi terganggu dan menimbulkan suara gesekan.
Dalam kondisi tertentu, gigi bahkan terasa sulit masuk atau susah dipindahkan. Jika gejala tersebut mulai sering terjadi, pemeriksaan segera sangat disarankan agar kerusakan tidak semakin parah. (***)
Editor : Yosep Awaludin