RADAR BOGOR - Atmosfer berbeda akan menyelimuti Stadion Haji Agus Salim pada Jumat sore 15 Mei 2026.
Semen Padang dijadwalkan melakoni laga kandang pamungkas mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Lawannya bukan tim sembarangan yakni sang raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya.
Baca Juga: Gentengisasi Jalur Strategis Menuju Kediaman Presiden Prabowo Subianto di Bogor Terkendala Anggaran
Meski peluit kick-off baru akan dibunyikan pukul 15.30 WIB melalui siaran langsung Indosiar dan Vidio, beban berat seolah sudah menggelayuti pundak para penggawa tuan rumah.
Misi Penyelamatan Wajah Kabau Sirah
Bagi Semen Padang, pertandingan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 ini bukan lagi soal klasemen.
Baca Juga: Mukota VIII Kadin Kota Bogor Mulai Bergulir, Panitia Siapkan Tahapan Penentuan Ketua Baru
Nasib mereka sudah terkunci yakni musim depan Kabau Sirah harus rela turun kasta ke liga kedua.
Namun, di hadapan pendukung sendiri untuk terakhir kalinya musim ini, ada satu hal yang jauh lebih berharga dari sekadar poin, yakni harga diri.
Rekor kandang tim asuhan Imran Nahumarury belakangan ini memang cukup kelam.
Empat kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun menjadi luka yang ingin mereka sembuhkan.
Ironisnya, dua kekalahan terakhir mereka didapat saat menjamu tim asal Jawa Timur lainnya. Kini, "teror" dari tim Jawa Timur kembali datang lewat kehadiran Bajul Ijo.
Persebaya yang Sedang "Wangi"
Kondisi tim tamu justru sedang di atas angin. Persebaya datang dengan rapor mentereng di bawah asuhan Bernardo Tavares.
Baca Juga: Mahasiswa Geruduk PN Cibinong Bogor, Protes Tuntutan Ringan Kasus Kepabeanan
Bayangkan saja, dalam empat laga terakhir, gawang Andhika Ramadhani sama sekali belum kebobolan.
Pertahanan gerendel ala Tavares benar-benar menjadi momok bagi lawan-lawan mereka.
Walau tidak ada target gelar juara yang dikejar, Persebaya tetap membidik posisi empat besar sebagai penutup musim yang manis.
Mereka tidak ingin sekadar "liburan" ke Padang.
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menegaskan, timnya mengusung ambisi besar dalam lawatan kali ini.
Ia menyampaikan, harapannya agar anak asuhnya mampu menyuguhkan performa yang lebih impresif dibandingkan laga-laga sebelumnya demi mengamankan poin penuh dari ranah Minang.
Adu Taktik: Imran vs Tavares
Pertarungan ini juga akan menjadi panggung adu kecerdasan strategi.
Baca Juga: Konser Mantra in Summer Siap Ramaikan Kota Bogor dengan Beragam Genre Musik
Imran Nahumarury diprediksi tetap setia dengan pola tiga bek untuk meredam kecepatan sayap-sayap Persebaya yang dihuni Bruno Moreira dan Malik Risaldi.
Di sisi lain, Tavares kemungkinan besar tetap mengandalkan kreativitas Francisco Rivera sebagai otak serangan untuk memanjakan Mihailo Perovic di lini depan.
Akankah Stadion H. Agus Salim menjadi saksi bangkitnya sang Kabau Sirah di saat-saat terakhir, atau justru Persebaya yang akan berpesta di tanah Sumatera? Kita nantikan sore nanti. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim