RADAR BOGOR – Aston Villa memastikan tiket ke Liga Champions musim depan usai menundukkan Liverpool dengan skor 4-2 dalam lanjutan Liga Inggris.
Kemenangan di Villa Park itu menjadi malam sempurna bagi pasukan Unai Emery, sementara Liverpool justru semakin tertekan dalam perebutan posisi lima besar klasemen.
Aston Villa tampil efektif dan memanfaatkan setiap celah di lini pertahanan Liverpool.
Dua gol dari Ollie Watkins menjadi penentu kemenangan, setelah Morgan Rogers dan John McGinn lebih dulu ikut mencatatkan nama di papan skor.
Sebaliknya, Liverpool yang datang dengan misi mengamankan langkah ke Liga Champions justru tampil rapuh.
Meski Virgil van Dijk mencetak dua gol, tim asuhan Arne Slot gagal membendung agresivitas tuan rumah.
Baca Juga: Kuliner Khas Bukittinggi di Bogor, Bopet Sutan Sati Punya Menu Lengkap Mulai Rp12 Ribuan
Sejak awal laga, Liverpool sebenarnya sempat menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang.
Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal unggul terlebih dahulu.
Aston Villa justru membuka keunggulan jelang turun minum melalui Morgan Rogers.
Gol itu lahir dari skema sepak pojok pendek yang dieksekusi rapi, membuat lini pertahanan The Reds tak berkutik.
Memasuki babak kedua, Liverpool sempat menyamakan kedudukan lewat sundulan Virgil van Dijk yang memanfaatkan umpan bola mati dari Dominik Szoboszlai. Gol tersebut sempat diperiksa VAR sebelum akhirnya disahkan.
Namun setelah gol penyeimbang itu, performa Liverpool justru menurun drastis. Kesalahan Szoboszlai di area pertahanan sendiri dimanfaatkan Rogers untuk mengirim assist kepada Watkins yang sukses mengubah skor menjadi 2-1.
Villa semakin percaya diri. Tekanan bertubi-tubi membuat lini belakang Liverpool kacau.
Watkins kemudian mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Pau Torres yang sempat ditepis kiper.
John McGinn menambah penderitaan Liverpool dengan gol spektakuler dari luar kotak penalti.
Kapten Villa itu melepaskan sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau penjaga gawang.
Di penghujung pertandingan, Van Dijk sempat mencetak gol kedua untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, gol itu tak cukup menyelamatkan Liverpool dari kekalahan menyakitkan.
Hasil ini membuat Aston Villa resmi mengamankan satu tempat di Liga Champions musim depan.
Sementara Liverpool masih harus berjuang hingga pekan terakhir dan berpotensi wajib menang atas Brentford demi menjaga asa finis di zona elite.
Baca Juga: Polisi Rela Tembus Medan Sulit Demi Antar Bansos ke Warga Terpencil, Kisahnya Bikin Haru
Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, menilai penampilan mantan klubnya jauh dari harapan.
Menurut Carragher, Liverpool terlihat seperti tim yang kehilangan identitas permainan.
Ia menyebut ancaman utama The Reds hanya datang dari situasi bola mati, sementara dalam aspek permainan terbuka mereka kesulitan memberikan tekanan berarti.
Statistik buruk Liverpool musim ini
Kekalahan dari Aston Villa juga menambah deretan catatan negatif Liverpool sepanjang musim 2025/2026.
The Reds untuk pertama kalinya kembali kebobolan empat gol dalam satu pertandingan Premier League sejak hasil imbang 4-4 melawan Southampton pada laga terakhir musim 2022/2023.
Tak hanya itu, Liverpool kini telah kemasukan 52 gol dalam satu musim Premier League, menjadi pertama kalinya mereka melewati angka 50 gol dalam era kompetisi 38 pertandingan.
Secara keseluruhan, kekalahan ini merupakan yang ke-19 bagi Liverpool di semua ajang musim ini.
Sejak promosi ke kasta tertinggi pada 1962, hanya musim 1992/1993 di mana mereka menelan kekalahan lebih banyak, yakni 20 kali.
Dari aspek pertahanan, Liverpool juga menjadi tim yang paling banyak kebobolan dari situasi bola mati non-penalti di Premier League musim ini, dengan total 20 gol. Sebanyak 11 di antaranya berasal dari tendangan sudut.
Secara total, gawang Liverpool telah kebobolan 77 gol di semua kompetisi musim ini, menjadi salah satu catatan pertahanan terburuk mereka sejak era Premier League dimulai. (***)
Editor : Yosep Awaludin